WASHINGTON. Kucuran kredit sektor konsumsi di Amerika Serikat (AS) makin melambat. Tingginya angka pengangguran di Amerika serta ketidakpastian pemulihan ekonomi mendorong warga AS mengurangi utang. Merujuk data terbaru Bank Sentral AS alias Federal Reserve, total kredit konsumsi AS menukik US$ 21,6 miliar (sekitar Rp 216 triliun) selama Juli 2009. Angka tadi turun 10,4% ketimbang posisi kredit Juli 2008. Dus, penurunan penyaluran kredit konsumsi sudah berlangsung enam bulan berturut-turut. Angka penurunan kredit Juli itu merupakan yang terdalam sejak 1943. Persentase penurunannya pun menjadi yang tertinggi sejak Juni 1975 yang merosot 16,3%.
Aliran Kredit Konsumsi AS Turun US$ 21,6 M
WASHINGTON. Kucuran kredit sektor konsumsi di Amerika Serikat (AS) makin melambat. Tingginya angka pengangguran di Amerika serta ketidakpastian pemulihan ekonomi mendorong warga AS mengurangi utang. Merujuk data terbaru Bank Sentral AS alias Federal Reserve, total kredit konsumsi AS menukik US$ 21,6 miliar (sekitar Rp 216 triliun) selama Juli 2009. Angka tadi turun 10,4% ketimbang posisi kredit Juli 2008. Dus, penurunan penyaluran kredit konsumsi sudah berlangsung enam bulan berturut-turut. Angka penurunan kredit Juli itu merupakan yang terdalam sejak 1943. Persentase penurunannya pun menjadi yang tertinggi sejak Juni 1975 yang merosot 16,3%.