JAKARTA. Beberapa bank pada awal tahun ini belum terlalu optimal menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR). Hal ini bisa dilihat dari realisasi penyaluran KUR beberapa bank sampai pertengahan Februari 2017 yang belum melaju. Semisal PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI). Bank berkode saham BBRI ini hingga 10 Februari 2017 baru menyalurkan KUR sebanyak 4,2% atau Rp 3 triliun, dari target tahun ini sebesar Rp 71,2 triliun. Mohammad Irfan, Direktur Mikro BRI mengatakan, penyaluran KUR sampai Februari 2017 telah dilakukan kepada 72.621 debitur. Dengan rincian debitur mikro sebesar 171.814 orang dengan nilai Rp 2,86 triliun. Lalu, debitur ritel sebanyak 807 orang dan senilai Rp 150 miliar, ujar Irfan, Rabu (15/2).
Aliran KUR belum kencang di awal 2017
JAKARTA. Beberapa bank pada awal tahun ini belum terlalu optimal menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR). Hal ini bisa dilihat dari realisasi penyaluran KUR beberapa bank sampai pertengahan Februari 2017 yang belum melaju. Semisal PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI). Bank berkode saham BBRI ini hingga 10 Februari 2017 baru menyalurkan KUR sebanyak 4,2% atau Rp 3 triliun, dari target tahun ini sebesar Rp 71,2 triliun. Mohammad Irfan, Direktur Mikro BRI mengatakan, penyaluran KUR sampai Februari 2017 telah dilakukan kepada 72.621 debitur. Dengan rincian debitur mikro sebesar 171.814 orang dengan nilai Rp 2,86 triliun. Lalu, debitur ritel sebanyak 807 orang dan senilai Rp 150 miliar, ujar Irfan, Rabu (15/2).