KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life) mencatat kinerja produk asuransi berbasis valuta asing tumbuh positif. Chief Product Officer Allianz Life Indonesia Cheang Khai Au mengatakan premi yang diperoleh Allianz Life Indonesia dari produk asuransi berbasis valuta asing tercatat sebesar Rp 4 triliun per Agustus 2026. "Nilainya tumbuh 53,4%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya," ujarnya kepada Kontan, Jumat (23/10/2026).
Cheang menerangkan pertumbuhan itu didukung kebutuhan nasabah terhadap solusi perlindungan dan perencanaan keuangan jangka panjang. Hal itu juga sejalan dengan eksposur finansial mereka dalam mata uang asing.
Baca Juga: OJK Perjelas Aturan Dana Pesangon, Peluang DPLK Garap DKPK Terbuka Cheang menyampaikan bagi sebagian nasabah, khususnya segmen
affluent, produk berbasis valuta asing menjadi relevan. Sebab, mereka memiliki tujuan keuangan jangka panjang yang terkait dengan mata uang asing, seperti kebutuhan pendidikan, investasi, atau perencanaan warisan lintas negara. "Oleh karena itu, minat terhadap produk tersebut tidak semata-mata didorong oleh pergerakan nilai tukar atau kondisi pasar modal dalam jangka pendek, tetapi menjadi bagian dari strategi perencanaan keuangan yang lebih menyeluruh," tuturnya. Ke depannya, Allianz Life Indonesia melihat produk asuransi berbasis valuta asing memiliki peluang untuk terus bertumbuh. Cheang menerangkan hal itu seiring meningkatnya kebutuhan nasabah akan solusi perlindungan dan perencanaan keuangan yang makin beragam dan terpersonalisasi.
Baca Juga: Turunkan GWM, BI: Bukan Ketat, Likuiditas Perlu Diseimbangkan Lebih lanjut, Cheang mengatakan Allianz Life akan menerapkan sejumlah strategi untuk mendorong kinerja produk asuransi berbasis valuta asing. Dia bilang perusahaan akan terus menghadirkan pilihan produk yang relevan dan memperkuat kolaborasi dengan mitra distribusi. Ditambah, memastikan nasabah memperoleh informasi yang jelas dan transparan terkait manfaat, risiko, biaya, dan ketentuan produk agar dapat memilih solusi yang sesuai dengan kebutuhan, serta tujuan finansial jangka panjang masing-masing. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News