Allianz Life Catat Premi Produk Dwiguna Rp 219,5 Miliar hingga Agustus 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life) mencatat pendapatan premi produk endowment atau dwiguna sekitar Rp 219,5 miliar dari awal tahun hingga Agustus 2026. 

Sementara itu, sepanjang tahun 2025, premi produk dwiguna Allianz Life tercatat sebesar Rp 58,6 miliar.

Chief Product Officer Allianz Life Indonesia, Cheang Khai Au, mengatakan produk dwiguna masih menunjukkan perkembangan positif di perusahaan.


Baca Juga: Ekuitas Lembaga Keuangan Mikro Turun 2,34% per Agustus 2026, Ini Kata Aslindo

Pertumbuhan tersebut sejalan dengan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat produk dwiguna hingga semester I-2026 berkontribusi 27% terhadap total premi asuransi jiwa.

Menurut Cheang, produk dwiguna tetap memiliki daya tarik bagi nasabah yang mencari kombinasi antara perlindungan asuransi dan manfaat dana tunai yang telah ditetapkan sesuai ketentuan polis

“Karakteristik tersebut dapat menjadi salah satu pertimbangan bagi nasabah dalam merencanakan berbagai kebutuhan finansial jangka menengah maupun panjang, seperti pendidikan anak hingga persiapan pensiun,” ujarnya kepada Kontan, Jumat (9/10/2026).

Adapun melihat dari sisi premi, ia mengatakan umumnya produk dwiguna memerlukan komitmen pembayaran yang selaras dengan manfaat perlindungan dan manfaat dana tunai yang ditawarkan.

“Semakin lengkap manfaat yang diberikan, semakin besar pula premi yang perlu dipersiapkan oleh nasabah,” jelasnya.

Selain itu, ia menjelaskan salah satu faktor yang perlu diperhatikan adalah daya beli masyarakat. Hal ini menjadi penting bagi nasabah untuk memastikan produk yang dipilih sesuai dengan kebutuhan, kondisi finansial, dan profil masing-masing nasabah.

Sebagai langkah ke depan, Cheang mengatakan Allianz Life Indonesia akan berkomitmen menghadirkan solusi kebutuhan, perlindungan, dan perencanaan finansial dengan memperkuat edukasi dan kualitas proses penjualan kepada calon nasabah.

Baca Juga: OJK Catat 136 LKM Berbadan Hukum Koperasi dan 99 PT per Agustus 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News