Allianz Luncurkan Produk Anyar untuk Hadapi Lonjakan Biaya Medis, Cek Rinciannya



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah tren kenaikan biaya medis, PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life) bersama PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia (Allianz Syariah) meluncurkan produk asuransi kesehatan terbaru bernama Allianz Preferred Medical dan AlliSya Preferred Medical (APM).

Berdasarkan laporan Health Trends 2026 dari Mercer Marsh Benefits, biaya medis di Indonesia diperkirakan naik 17,8%. Sementara itu, tren inflasi medis juga terus meningkat dari 15,9% pada 2024 menjadi 17,9% pada 2025.

Kondisi ini memperbesar tekanan finansial masyarakat, terutama dalam menghadapi biaya perawatan penyakit kritis.


Di sisi lain, data internal Allianz menunjukkan sepanjang 2020 hingga 2025, biaya perawatan stroke meningkat lebih dari 2,5 kali lipat, sedangkan biaya pengobatan kanker naik lebih dari 2 kali lipat dan penyakit jantung hingga 3 kali lipat.

Baca Juga: OJK Sebut Selisih Iuran Dana Pensiun Bukan Masalah Selama Aset Memadai

Lonjakan biaya tersebut dinilai berpotensi mendorong kenaikan premi asuransi kesehatan, bahkan mendorong nasabah menghentikan perlindungan yang dimiliki.

Menanggapi kondisi ini, kedua produk terbaru Allianz tersebut dirancang sebagai solusi perlindungan kesehatan yang menawarkan manfaat dasar sekaligus membantu masyarakat menghadapi kenaikan biaya medis.

“Di tengah banyaknya ketidakpastian dalam kehidupan sehari-hari, Allianz ingin menghadirkan satu hal yang dapat diandalkan oleh nasabah, yaitu perlindungan kesehatan dengan peningkatan premi yang lebih stabil dan terukur,” ujar Alexander Grenz, Country Manager & Direktur Utama Allianz Life Indonesia ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (16/4/26).

Sejalan dengan itu, Direktur Utama Allianz Life Syariah Indonesia, Elmie A. Najas, menyebut produk APM juga mengedepankan prinsip syariah dalam memberikan perlindungan kesehatan yang berkelanjutan.

“Kami memahami kesulitan yang dihadapi nasabah dan ingin memberikan solusi yang sejalan dengan prinsip Maqasid Syariah, yakni menjaga jiwa dan kesehatan untuk masa depan yang lebih terencana,” katanya.

Adapun APM menawarkan tiga pilihan plan, yakni Plan Standar, Plan Extra, dan Plan Premier dengan cakupan wilayah hingga Asia dan Australia. Khusus untuk Plan Extra dan Plan Premier, tersedia pilihan risiko sendiri untuk mengurangi terjadinya potensi over-treatment dan over-utilisation sehingga akan membantu nasabah mendapatkan kestabilan peningkatan premi atau kontribusi di masa mendatang.

Baca Juga: Dana Kelolaan Nasabah Prioritas Bank Danamon Tumbuh 23% di Tahun 2025

Selain itu, produk ini juga memberikan nasabah akses ke jaringan rumah sakit rekanan yang berkualitas dan terjamin untuk membantu nasabah mendapatkan pengobatan yang diperlukan.

Ada juga manfaat tambahan berupa Batas Manfaat Tahunan tambahan atau double annual limit untuk tiga penyakit kritis utama, yakni kanker invasif, stroke, dan serangan jantung sehingga nasabah bisa mendapat perawatan yang lebih lengkap dan fokus pemulihan.

Selain itu, APM juga mencakup manfaat rawat jalan untuk penyakit seperti demam berdarah dan tifoid (tipes).

Lebih lanjut, bagi nasabah yang memiliki proteksi APM akan memiliki akses ke ekosistem kesehatan Allianz yang berisi berbagai penawaran menarik, seperti, wearable tech untuk olahraga, katering sehat, telekonsultasi medis, hingga MCU di rumah sakit rekanan Allianz.

Melalui produk ini, Allianz berharap bisa memenuhi kebutuhan masyarakat akan perlindungan kesehatan yang tetap terjangkau di tengah tren kenaikan biaya medis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News