Allianz Syariah Catatkan Kontribusi Rp 1,1 Triliun per Juni 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia (Allianz Syariah) mencatatkan kinerja positif sepanjang semester pertama 2026. Perusahaan berhasil membukukan kontribusi sekitar Rp1,1 triliun hingga Juni 2026, di tengah dinamika industri asuransi syariah nasional.

Direktur Utama Allianz Indonesia, Elmi A. Najas, mengatakan capaian tersebut menjadi landasan bagi perusahaan untuk terus membangun pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

Menurutnya, Allianz Syariah tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan jangka pendek, tetapi juga mengutamakan kualitas bisnis dalam setiap strategi yang dijalankan.


"Di Allianz Syariah, kami memilih untuk tidak mengejar pertumbuhan jangka pendek dengan mengorbankan kualitas bisnis," ujarnya kepada Kontan, Kamis (16/7/26).

Elmi menjelaskan, pendekatan tersebut sejalan dengan prinsip Maqasid Syariah yang menjadi pedoman Allianz Syariah dalam menjalankan bisnis. Prinsip tersebut memastikan setiap solusi dan layanan yang diberikan tidak hanya memenuhi ketentuan syariah, tetapi juga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Baca Juga: Diduga Penipuan, Satgas PASTI Hentikan Kegiatan Usaha PT Econext Ventures Indonesia

Di tengah berbagai tantangan yang masih membayangi industri, Allianz Syariah tetap optimistis terhadap prospek bisnis asuransi syariah di Indonesia. Optimisme ini didukung oleh tingkat penetrasi asuransi syariah yang masih relatif rendah, sehingga membuka ruang pertumbuhan yang besar pada masa mendatang.

Selain itu, meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan keuangan serta terus berkembangnya ekosistem ekonomi syariah di Tanah Air turut menjadi faktor pendorong pertumbuhan industri.

Untuk menjaga momentum tersebut, Allianz Syariah akan terus memprioritaskan pertumbuhan yang berkualitas melalui sejumlah strategi.

Langkah yang ditempuh antara lain memperkuat jalur distribusi, menghadirkan inovasi produk, serta meningkatkan kualitas layanan guna menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News