Allo Bank Sebut Tambahan Dana SAL Beri Ruang Penurunan Cost of Fund Perbankan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) menilai tambahan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) pemerintah sebesar Rp 400 triliun ke bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) mulai memberikan dampak positif terhadap kondisi likuiditas industri perbankan. Kebijakan tersebut dinilai turut meredakan tekanan biaya dana (cost of fund/CoF) di sektor perbankan.

Direktur Risk, Compliance, and Legal Allo Bank Ganda Raharja Rusli mengatakan, tambahan likuiditas ke Himbara telah mengurangi tekanan likuiditas yang sebelumnya cukup terasa di industri perbankan.

"Dengan adanya penambahan dana SAL ke Bank Himbara menjadi Rp 400 triliun, tekanan likuiditas di perbankan nasional dan tekanan cost of fund menjadi berkurang. Hal tersebut sudah mulai terlihat pada minggu pertama Agustus dan kami berharap kondisi ini dapat berlanjut hingga akhir tahun 2026," ujar Ganda kepada Kontan.


Baca Juga: BRI Bidik Penyaluran KPR lewat Danantara Housing Expo 2026

Menurutnya, masuknya dana SAL ke Himbara membuat persaingan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) menjadi lebih longgar. Dengan demikian, bank-bank swasta juga memiliki ruang yang lebih besar untuk menurunkan biaya dana.

"Tambahan likuiditas di Himbara berdampak pada persaingan penghimpunan DPK menjadi lebih longgar, sehingga bank swasta juga memiliki ruang untuk menurunkan biaya dana," katanya.

Meski demikian, Ganda mengatakan dampak kebijakan tersebut masih akan terus dipantau mengingat tambahan dana SAL baru direalisasikan dalam beberapa bulan terakhir. Perbankan, menurutnya, masih akan menyesuaikan strategi penghimpunan dana sesuai perkembangan kondisi likuiditas di pasar.

"Perbankan akan terus mengamati perkembangan kegiatan penghimpunan dana di masyarakat sambil terus menyesuaikan strategi penghimpunan dananya," ujarnya.

Ia menambahkan, masih terbuka peluang bagi industri perbankan untuk menurunkan biaya dana dalam beberapa bulan mendatang apabila kondisi likuiditas terus membaik.

"Karena tambahan dana SAL ke Bank Himbara baru terjadi beberapa bulan, bank masih terus memantau situasi dan tidak menutup kemungkinan penurunan biaya dana dalam beberapa bulan ke depan," kata Ganda.

Baca Juga: Dongkrak Pertumbuhan Kontribusi di Semester II-2026, Ini Strategi Jasindo Syariah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News