Alphabet Jadi Investasi Terbesar Ketiga Berkshire Hathaway



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Berkshire Hathaway meningkatkan investasinya di Alphabet, perusahaan induk Google dan YouTube, sebesar 83% pada kuartal II-2026. Langkah tersebut menjadikan Alphabet sebagai salah satu kepemilikan saham terbesar dalam portofolio perusahaan investasi yang sebelumnya dipimpin Warren Buffett itu.

Berdasarkan laporan regulator yang disampaikan Berkshire Hathaway pada Jumat (14/8/2026), perusahaan memiliki hampir 106 juta saham Alphabet senilai sekitar US$37,8 miliar per 30 Juni 2026. Jumlah tersebut meningkat signifikan dari sekitar 57,8 juta saham pada tiga bulan sebelumnya.

Investasi Berkshire di Alphabet tersebut juga mencakup tambahan investasi senilai US$10 miliar yang diumumkan pada Juni lalu. Dana tersebut ditujukan untuk membantu Alphabet memperluas infrastruktur kecerdasan buatan (AI).


Dengan nilai kepemilikan sekitar US$37,8 miliar, Alphabet menjadi investasi saham terbesar ketiga Berkshire Hathaway. Posisi pertama ditempati Apple dengan nilai sekitar US$66 miliar pada akhir Juni, disusul American Express sebesar US$51,3 miliar.

Baca Juga: Presiden Korsel Lee Jae Myung Serukan Dialog Damai dengan Korea Utara

Sementara itu, Coca-Cola berada di posisi keempat dan Bank of America menempati posisi kelima dalam daftar kepemilikan saham Berkshire Hathaway.

Berkshire Hathaway Mulai Lebih Aktif Membeli Saham

Berkshire Hathaway juga mengakhiri investasinya selama sekitar satu setengah tahun di produsen minuman beralkohol Constellation Brands. Di sisi lain, perusahaan menambah kepemilikannya di Delta Air Lines dan Macy's, yang mulai dibeli pada kuartal I-2026.

Perubahan portofolio tersebut terungkap dalam laporan yang mencatat kepemilikan saham Berkshire Hathaway yang tercatat di bursa Amerika Serikat per 30 Juni 2026. Kepemilikan saham AS tersebut mencakup sebagian besar portofolio ekuitas Berkshire yang bernilai US$323,8 miliar.

Berkshire membeli saham senilai US$23,5 miliar dan menjual saham senilai US$3,7 miliar sepanjang kuartal II-2026. Hal tersebut mengakhiri periode selama 14 kuartal berturut-turut ketika Berkshire lebih banyak menjual saham dibandingkan membeli.

Chief Executive Officer (CEO) Berkshire Hathaway Greg Abel mulai mengurangi tumpukan kas dalam jumlah besar yang ditinggalkan Warren Buffett sebelum mundur dari posisi CEO pada akhir 2025.

Posisi kas Berkshire turun menjadi US$364,7 miliar per 30 Juni 2026 dari US$380,2 miliar pada 31 Maret 2026. Penurunan tersebut juga mencerminkan pembelian kembali saham Berkshire senilai US$4,5 miliar.

Baca Juga: Iran Tegaskan Selat Hormuz di Bawah Kendali Teheran, Harga BBM AS Melonjak

Warren Buffett Klaim Ide Investasi Alphabet

Meski telah menyerahkan posisi CEO kepada Greg Abel, Warren Buffett masih menjabat sebagai chairman Berkshire Hathaway.

Buffett mengatakan kepada CNBC pada bulan lalu bahwa keputusan untuk berinvestasi di Alphabet merupakan idenya. Berkshire mulai membangun kepemilikan saham Alphabet pada kuartal III-2025.

Buffett juga mengatakan dirinya dan Abel masih berkonsultasi mengenai bagaimana Berkshire yang berbasis di Omaha, Nebraska, mengalokasikan modal.

Berkshire Tambah Saham Delta Air Lines dan Macy's

Selain Alphabet, Berkshire Hathaway melakukan sejumlah perubahan lain terhadap portofolio sahamnya pada kuartal II-2026.

Kepemilikan Berkshire di Delta Air Lines meningkat 44% menjadi sekitar 57,3 juta saham dengan nilai hampir US$5,4 miliar. Sementara itu, investasi di Macy's lebih dari dua kali lipat menjadi sekitar 7,3 juta saham senilai US$173 juta.

Berkshire juga membeli lebih banyak saham perusahaan pengembang perumahan Lennar. Perusahaan mengungkapkan kepemilikan kecil senilai sekitar US$580.000 di perusahaan pengembang rumah lainnya, D.R. Horton.

Di sisi lain, Berkshire mengurangi kepemilikannya di sejumlah perusahaan, termasuk Ally Financial, Bank of America, Capital One, penyedia layanan dialisis ginjal DaVita, jaringan supermarket Kroger, serta produsen baja Nucor.

Baca Juga: Anthropic Bidik IPO Raksasa, Proyeksi Pendapatan 2028 Tembus US$200 Miliar

Greg Abel sebelumnya mengatakan pada Februari bahwa dirinya mengawasi sekitar 94% kepemilikan saham Berkshire, sementara manajer investasi Ted Weschler menangani sekitar 6%.

Namun, laporan Berkshire yang dirilis Jumat tersebut tidak mengungkapkan siapa yang bertanggung jawab atas transaksi pembelian dan penjualan masing-masing saham.

Portofolio Bisnis Berkshire Hathaway

Selain memiliki portofolio saham perusahaan publik, Berkshire Hathaway juga menguasai puluhan perusahaan dari berbagai sektor.

Beberapa di antaranya adalah perusahaan kereta api BNSF, perusahaan asuransi kendaraan Geico, perusahaan energi dan manufaktur, serta sejumlah merek ritel seperti Brooks, Dairy Queen, Fruit of the Loom, dan See's.

Peningkatan investasi di Alphabet menunjukkan perubahan penting dalam portofolio Berkshire Hathaway, terutama karena perusahaan teknologi tersebut kini menjadi salah satu dari tiga kepemilikan saham terbesar Berkshire.

Langkah itu juga memperlihatkan meningkatnya eksposur Berkshire terhadap sektor kecerdasan buatan melalui investasi pada infrastruktur AI Alphabet.