KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah mengkaji opsi pasokan alternatif untuk impor bahan bakar minyak (BBM), khususnya jenis RON 90. Diversifikasi pasokan impor BBM yang diincar kali ini menyasar beberapa negara produsen yakni India dan China. Pengamat Migas sekaligus Mantan Sekjen IATMI, Hadi Ismoyo mengatakan, saat ini struktur pasokan impor BBM Indonesia masih didominasi oleh negara tetangga di kawasan Asia Tenggara.
"Secara statistik saat ini, sekitar 55% (impor BBM) dari Singapura (SQ), 30% dari Malaysia dan sisanya dari negara-negara lain termasuk Oman, UEA, India dan China," ujarnya kepada Kontan.co.id, Selasa (27/10/2026).
Baca Juga: Usai Pangkas Gas ke Singapura, Bahlil Berburu Pasokan Impor BBM ke India dan China Hadi menilai opsi pembukaan jalur impor dari India maupun China sangat terbuka. Menurutnya, potensi impor tersebut tidak hanya terbatas pada produk BBM jenis RON 90, melainkan produk BBM lainnya. "Banyak trader di luar Singapura sepanjang harga, Term and Condition serta spesifikasinya cocok. Sangat bisa sekali dari India dan China. Tidak hanya RON 90. BBM high grade juga tersedia," jelasnya. Selain potensi dari China dan India, ketersediaan pasokan BBM di pasar global juga tersebar di berbagai wilayah kawasan lainnya. Hadi menambahkan terdapat sejumlah negara alternatif lain yang berpotensi menjadi opsi pengadaan BBM nasional, di antaranya Oman, UEA, Brazil dan USA. Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia bakal mencari sumber pasokan minyak mentah dan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis RON 90 dari berbagai negara.
Baca Juga: Pemerintah Cari Alternatif Impor BBM India-China, Begini Catatan Aspermigas Hal tersebut dilakukan usai pemerintah memangkas pasokan gas pipa ke Singapura sebesar 31 BBTU, di mana sejauh ini Indonesia diketahui masih melakukan impor BBM RON 90 dari negeri singa tersebut. Bahlil mengatakan, pihaknya berupaya melakukan diversifikasi negara asal impor untuk mendapatkan kepastian pasokan serta menjajaki peluang kerja sama pengadaan bahan bakar minyak dalam jangka panjang. "Kita juga mengimpor BBM RON 90 dari negara tetangga. Dan mulai besok saya akan berangkat ke beberapa negara termasuk India, China, dan beberapa negara untuk mendapatkan kepastian pasokan," ujarnya di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (26/10/2026). Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News