Amar Bank Optimistis Kredit Digital Jadi Solusi Tumbuhkan Sektor UMKM



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Amar Indonesia Tbk (Amar Bank) optimistis penyaluran kredit secara digitalnya akan terus tumbuh positif tahun ini. Amar Bank juga menilai penyaluran kredit bank digital dapat mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Direktur Utama Amar Bank, Vishal Tulsian menilai, kredit dari perbankan digital relatif lebih mudah diakses oleh seluruh basis pelaku UMKM. Ini karena kredit dari bank digital dinilai memiliki persyaratan yang lebih sederhana dan cepat.

"Melalui solusi keuangan digital yang mudah diakses dan andal, kami ingin membuka peluang lebih besar bagi UMKM untuk tumbuh lebih produktif dan kompetitif," tulis Vishal dalam keterangan resmi, Rabu (8/4/2026).


Baca Juga: Amar Bank Catat Laba Bersih Rp 249,6 Miliar dan Kredit Tumbuh 35,7% Pada 2025

Ia menyebut pelaku UMKM di Indonesia sangatlah banyak, sehingga potensi pertumbuhan penyaluran kredit dalam sektor UMKM juga seharusnya memiliki peluang tumbuh yang besar. Vishal kemudian mengutip data dari Kementerian Koperasi dan UKM di akhir 2025 yang menyebut jumlah UMKM di Indonesia mencapai 64,2 juta unit, dengan kontribusi sekitar 61% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Nailul Huda, juga menilai bank digital dapat menjadi solusi dari pertumbuhan kredit UMKM yang masih melambat. 

"Kehadiran bank digital dan skema pembiayaan berbasis kemampuan (ability-based financing) menjadi peluang untuk memperluas akses keuangan, terutama di daerah yang masih bergantung pada pinjaman informal,” ujar Nailul dalam keterangan yang sama.

Baca Juga: Amar Bank Berkomitmen Jaga NPL di Kisaran 1% Sepanjang Tahun 2026

Ke depannya, Nailul memproyeksikan pertumbuhan bank digital di Indonesia akan sejalan dengan semakin masifnya frekuensi transaksi digital di masyarakat. Nailul juga memperkirakan nilai transaksi digital pada tahun 2026 akan mencapai Rp 4.000 triliun. 

Ia menyebut, volume transaksi tersebut akan tercapai seiring dengan semakin meningkatnya penggunaan internet dan perangkat mobile. Dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi digital, Nailul menilai bank digital juga memiliki peluang besar ke depannya.

Baca Juga: Amar Bank: 60% Portofolio Kredit Berada di Sektor UMKM

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News