Amartha Catatkan Penyaluran Pinjaman Produktif 60% ke Luar Pulau Jawa



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) terus memperluas penyaluran pembiayaan produktif ke berbagai wilayah Indonesia. Hingga saat ini, lebih dari 60% penyaluran pembiayaan Amartha berada di luar Pulau Jawa.

VP of PR Amartha Harumi Supit, mengatakan penyaluran pembiayaan tersebut berasal dari berbagai sektor usaha. Perdagangan menjadi salah satu sektor terbesar, sementara sektor pertanian, kerajinan, dan sektor usaha lainnya juga terus berkembang.

"Amartha terus memperluas akses pembiayaan produktif ke berbagai wilayah Indonesia," ujarnya kepada Kontan, Rabu (16/9/26).


Menurutnya, diversifikasi wilayah dan sektor usaha menjadi bagian dari strategi Amartha dalam memperluas akses pembiayaan sekaligus menjaga kualitas portofolio. Strategi tersebut juga diarahkan untuk menjangkau lebih banyak pelaku usaha ultra mikro di berbagai daerah.

Baca Juga: Simpanan Kecil di Perbankan Turun, KB Bank Ungkap Faktor yang Pengaruhi

Dari sisi kualitas pembiayaan, Harumi menyebut kondisi kredit Amartha secara umum tetap terjaga. Hal tersebut didukung pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam proses seleksi pembiayaan, credit scoring, hingga pengelolaan risiko.

Pemanfaatan teknologi juga diperkuat dengan monitoring dan pendampingan langsung oleh lebih dari 10.000 tenaga lapangan. Kombinasi teknologi dan pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya Amartha dalam menjaga kualitas pembiayaan di tengah upaya perluasan penyaluran pembiayaan.

Ke depannya, Amartha optimistis bisa mempertahankan kualitas pembiayaan sekaligus terus memperluas penyaluran ke berbagai wilayah Indonesia. Perusahaan akan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian atau prudent dalam memperluas akses pembiayaan produktif secara berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: