KONTAN.CO.ID - PT Amartha Mikro Fintek (Amartha), perusahaan fintech pionir peer-to-peer lending yang berfokus pada pemberdayaan perempuan pengusaha mikro, berkolaborasi dengan PT BPR Bank Jepara Artha (Perseroda) atau yang lebih dikenal dengan BPR BJA untuk melakukan penyaluran pendanaan bagi perempuan pengusaha mikro, diawali dengan permodalan sebesar Rp100 miliar. Peresmian kerja sama ditandai dengan prosesi penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilaksanakan pada hari Kamis (31/03) di Semarang. Sinergi antara BPR BJA dengan Amartha diperkuat dengan adanya kesamaan visi, untuk bersama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi melalui akses permodalan bagi UMKM, agar dapat bangkit setelah mengalami penurunan akibat pandemi. Penyaluran pendanaan akan menargetkan perempuan pengusaha mikro di wilayah Jawa Tengah mulai dari sektor perdagangan hingga industri rumah tangga, dengan pola kredit channeling. Hadi Wenas, Chief Commercial Officer Amartha menyampaikan, “Amartha gencar menjalin kolaborasi dengan sektor perbankan salah satunya yakni Bank Perkreditan Rakyat, untuk dapat mengakselerasi penyaluran permodalan bagi jutaan perempuan di Indonesia. Kolaborasi dengan BPR BJA ini menjadi kolaborasi dengan BPR di Jateng yang pertama bagi Amartha. Harapannya, semoga sinergi ini dapat menjadi penggerak bagi institusi lain untuk bersama-sama memberikan akses permodalan melalui fintech Amartha”.
Amartha Gandeng PT BPR Bank Jepara Artha, Diawali Penyaluran Permodalan Rp 100 Miliar
KONTAN.CO.ID - PT Amartha Mikro Fintek (Amartha), perusahaan fintech pionir peer-to-peer lending yang berfokus pada pemberdayaan perempuan pengusaha mikro, berkolaborasi dengan PT BPR Bank Jepara Artha (Perseroda) atau yang lebih dikenal dengan BPR BJA untuk melakukan penyaluran pendanaan bagi perempuan pengusaha mikro, diawali dengan permodalan sebesar Rp100 miliar. Peresmian kerja sama ditandai dengan prosesi penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilaksanakan pada hari Kamis (31/03) di Semarang. Sinergi antara BPR BJA dengan Amartha diperkuat dengan adanya kesamaan visi, untuk bersama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi melalui akses permodalan bagi UMKM, agar dapat bangkit setelah mengalami penurunan akibat pandemi. Penyaluran pendanaan akan menargetkan perempuan pengusaha mikro di wilayah Jawa Tengah mulai dari sektor perdagangan hingga industri rumah tangga, dengan pola kredit channeling. Hadi Wenas, Chief Commercial Officer Amartha menyampaikan, “Amartha gencar menjalin kolaborasi dengan sektor perbankan salah satunya yakni Bank Perkreditan Rakyat, untuk dapat mengakselerasi penyaluran permodalan bagi jutaan perempuan di Indonesia. Kolaborasi dengan BPR BJA ini menjadi kolaborasi dengan BPR di Jateng yang pertama bagi Amartha. Harapannya, semoga sinergi ini dapat menjadi penggerak bagi institusi lain untuk bersama-sama memberikan akses permodalan melalui fintech Amartha”.