KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat 16 penyelenggara fintech peer to peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar) dengan tingkat risiko kredit macet secara agregat di atas 5% per Maret 2026. PT Amartha Financial Group atau Amartha mengungkapkan rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) di perusahaan masih terjaga di bawah 5% sepanjang awal tahun 2026. "Pada awal tahun 2026, Amartha mencatatkan kualitas kredit yang tetap sehat," ujar VP Public Relation Amartha, Harumi Supit kepada Kontan, Senin (11/5/2026).
Amartha Jaga Rasio Kredit Macet Tetap di Bawah 5% pada Awal 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat 16 penyelenggara fintech peer to peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar) dengan tingkat risiko kredit macet secara agregat di atas 5% per Maret 2026. PT Amartha Financial Group atau Amartha mengungkapkan rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) di perusahaan masih terjaga di bawah 5% sepanjang awal tahun 2026. "Pada awal tahun 2026, Amartha mencatatkan kualitas kredit yang tetap sehat," ujar VP Public Relation Amartha, Harumi Supit kepada Kontan, Senin (11/5/2026).
TAG: