Amartha Telah Salurkan Pembiayaan Usaha Produktif untuk 4 Juta UMKM hingga 2025



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan fintech peer to peer (P2P) lending PT Amartha Mikro Fintek atau Amartha telah menyalurkan pembiayaan usaha produktif sebesar lebih dari Rp47 triliun hingga akhir 2025.

Dari total tersebut, mereka telah menyalurkan pembiayaan produktif untuk lebih dari 4 juta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.

Adapun VP of Public Relation Amartha, Harumi Supit menyebut bahwa mayoritas pembiayaan disalurkan kepada UMKM yang bergerak di sektor perdagangan.


Baca Juga: UMKM Luar Pulau Jawa Dominasi Penyaluran Pembiayaan Fintech Amartha

Dengan capaian positif tersebut, Harumi merasa optimis bahwa pembiayaan UMKM masih memiliki ruang pertumbuhan yang positif di sepanjang tahun 2026.

"Ke depan, Amartha juga masih melihat ruang pertumbuhan yang besar," tuturnya kepada Kontan, Senin (22/6/2026).

Menurutnya, proyeksi tersebut sejalan dengan tingginya kebutuhan akan akses pembiayaan formal bagi pelaku UMKM.

Oleh karena itu, pihaknya akan terus berupaya memperluas jangkauan layanan pembiayaan di segmen usaha produktif, termasuk UMKM. Kata Harumi, langkah ini ditempuh guna mendukung pertumbuhan usaha Amartha agar lebih kuat dan berkelanjutan.

Perlu diketahui pula, dilansir dari laman resmi Amartha, perusahaan berhasil mencatat Tingkat Keberhasilan Bayar 90 hari (TKB90) di level 95,16% per 22 Juni 2026.

Baca Juga: Amartha: Pembiayaan Inklusif Berkontribusi ke Pendapatan UMKM

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News