KONTAN.CO.ID - Sehari setelah operasi militer Amerika Serikat yang mengejutkan dunia dengan penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro, Presiden AS Donald Trump kembali melontarkan pernyataan kontroversial. Melansir AP, pada Minggu (4/1/2025), Trump menegaskan lagi keinginannya agar Amerika Serikat mengambil alih Greenland, wilayah otonom milik Denmark, demi kepentingan keamanan nasional AS. Di saat yang sama, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio memperingatkan bahwa pemerintahan komunis Kuba kini berada dalam “masalah besar”. Pernyataan Trump dan Rubio ini mempertegas bahwa Washington serius ingin memainkan peran yang jauh lebih agresif di kawasan Belahan Bumi Barat. Nada ancaman yang tersirat membuat negara kawan maupun lawan sama-sama waswas, dan memunculkan satu pertanyaan besar di panggung global: setelah Venezuela, siapa target berikutnya?
Amerika Kian Agresif: Usai Maduro, Trump Bidik Greenland dan Kuba
KONTAN.CO.ID - Sehari setelah operasi militer Amerika Serikat yang mengejutkan dunia dengan penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro, Presiden AS Donald Trump kembali melontarkan pernyataan kontroversial. Melansir AP, pada Minggu (4/1/2025), Trump menegaskan lagi keinginannya agar Amerika Serikat mengambil alih Greenland, wilayah otonom milik Denmark, demi kepentingan keamanan nasional AS. Di saat yang sama, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio memperingatkan bahwa pemerintahan komunis Kuba kini berada dalam “masalah besar”. Pernyataan Trump dan Rubio ini mempertegas bahwa Washington serius ingin memainkan peran yang jauh lebih agresif di kawasan Belahan Bumi Barat. Nada ancaman yang tersirat membuat negara kawan maupun lawan sama-sama waswas, dan memunculkan satu pertanyaan besar di panggung global: setelah Venezuela, siapa target berikutnya?