KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Departemen Kehakiman Amerika Serikat menyatakan seorang warga negara China yang merupakan peneliti di sebuah universitas California ditangkap dan didakwa merusak hard drive komputer selama penyelidikan FBI terkait kemungkinan transfer perangkat lunak yang sensitif ke China. Mengutip Reuters, Sabtu (29/8), dalam sebuah pernyataan, Departemen Kehakiman AS mengatakan Guan Lei, 29 tahun, dari Alhambra, California, seorang peneliti di University of California, Los Angeles, ditangkap setelah dia terlihat membuang hard drive yang rusak ke tempat sampah di luar apartemennya pada Juli. Baca Juga: Mayoritas negara bagian AS memberontak atas pedoman baru Covid-19 pemerintahan Trump
Amerika Serikat tangkap seorang warga negara China atas kemungkinan transfer software
KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Departemen Kehakiman Amerika Serikat menyatakan seorang warga negara China yang merupakan peneliti di sebuah universitas California ditangkap dan didakwa merusak hard drive komputer selama penyelidikan FBI terkait kemungkinan transfer perangkat lunak yang sensitif ke China. Mengutip Reuters, Sabtu (29/8), dalam sebuah pernyataan, Departemen Kehakiman AS mengatakan Guan Lei, 29 tahun, dari Alhambra, California, seorang peneliti di University of California, Los Angeles, ditangkap setelah dia terlihat membuang hard drive yang rusak ke tempat sampah di luar apartemennya pada Juli. Baca Juga: Mayoritas negara bagian AS memberontak atas pedoman baru Covid-19 pemerintahan Trump