Amman Mineral (AMMN) Anggap Spekulatif Isu Dual Listing di Bursa Saham Hong Kong



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait isu rencana pencatatan saham kedua (dual listing) emiten tersebut di Bursa Saham Hong Kong.

Sebelumnya, dilansir Bloomberg, AMMN tengah berupaya untuk merekrut bank untuk menangani penawaran saham di Hong Kong. Hal ini diungkapkan oleh seorang sumber yang meminta agar identitas mereka dirahasiakan karena pembahasan tersebut bersifat pribadi.

Direktur Utama AMMN Arief Widyawan Sidarto mengatakan, informasi yang diberitakan tersebut bersifat spekulatif.


Baca Juga: Perkasa, Rupiah Ditutup Menguat ke Rp 17.986 Per Dolar AS Hari Ini (16/7)

Sampai dengan saat ini, fokus AMMN adalah menjalankan strategi bisnis yang telah ditetapkan dan penciptaaan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi para pemegang saham.

"Sampai dengan tanggal surat ini, tidak ada informasi atau fakta atau kejadian penting lainnya yang menurut perusahaan material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan, serta dapat mempengaruhi harga saham perusahaan yang belum diungkapkan oleh perusahaan kepada publik atau belum berada di ranah publik," ungkap dia dalam keterbukaan informasi, Kamis (16/7/2026).

Sebagai catatan, jika rencana tersebut berlanjut, maka AMMN bakal mengikuti jejak emiten pertambangan lainnya, PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) yang pemegang sahamnya pada bulan Juni menjual sekitar US$ 304 juta surat berharga penitipan saham Hong Kong atau Hong Kong Depositary Receipt (HKDRT) dengan harga maksimum yang ditawarkan. 

 
AMMN Chart by TradingView

Pada perdagangan intraday Kamis (16/7/2026), harga saham AMMN menguat 3,99% ke level Rp 3.910 per saham. Namun, sejak awal tahun, harga saham emiten produsen tembaga dan emas ini melorot 39,14% year to date (ytd).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News