Amman Mineral (AMMN) Gelontorkan US$ 6,38 Juta di Kuartal I-2024, Untuk Apa Saja?



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) telah menggelontorkan US$ 6,48 juta untuk kegiatan eksplorasi di Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) di Sumbawa sepanjang kuartal I-2024.

Berdasarkan laporan bulanan eksplorasi yang dirilis pada Rabu (10/5), melalui anak usahanya PT Amman Mineral Nusa Tenggara melakukan eksplorasi di IUPK Blok I, II dan III. Sementara itu, tidak ada aktivitas eksplorasi di Blok IV, Lampui.

Untuk Blok I Batu Hijau, Amman Mineral mengeluarkan US$ 3,18 juta untuk biaya program pengeboran sumber data di pit, termasuk biaya uji sampel inti pada periode Januari–Maret 2024.


"Tujuan dari program pengeboran yang sedang berlangsung adalah untuk meningkatkan klasifikasi kepercayaan sumber daya di bawah desain pit Batu Hijau Fase-8," tulis manajemen Amman Mineral.

Baca Juga: Laba Medco Energi (MEDC) Melorot 37,7%, Cek Rekomendasi Sahamnya

Di Blok II Elang, kegiatan eksplorasi meliputi pengeboran dan pemetaan geologi. Untuk aktivitas di Blok II ini AMMN menggelontorkan biaya sekitar US$ 2,61 juta sepanjang kuartal I-2024.

Adapun tujuan dari program infill di deposit Elang Cu-Au ini untuk merapatkan informasi geologi, memperbaiki model geologi dan meningkatkan kepercayaan klasifikasi sumber daya.

"Pengeboran yang sedang berlangsung di Elang Selatan bertujuan untuk mengetahui batas selatan dan batas bawah dari blok model sumber daya Cu-AU di prospek tersebut," papar manajemen AMMN.

Baca Juga: 4 Saham Prajogo Pangestu Mengerek IHSG Saat Saham Big 4 Banks Tumbang

Kemudian pengeboran eksplorasi di Alma bertujuan untuk menguji potensi mineralisasi porfiri Cu-Au di bawah lithocap. Terakhir, pemetaan geologi secara terperinci di Sebu Timur dilakukan pada area anomali.

Terakhir, untuk eksplorasi di Blok III Rinti, AMMN mengeluarkan US$ 0,59 juta untuk pengeboran eksplorasi dan biaya pemetaan geologi. Ini termasuk biaya uji sampel inti dan sampel batuan.

"Tujuan dari program pengeboran eksplorasi saat ini adalah untuk menguji potensi mineralisasi porfiri Cu-Au di bawah lithocap. Pemetaan geologi secara terperinci dilakukan di area anomali Cu-Au," tulisnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati