KONTAN.CO.ID - BONTANG. Serbuan produk amonium nitrat (AN) impor masih menjadi keluhan produsen dalam negeri. Pasalnya, tanpa impor, kebutuhan dalam negeri bisa terpenuhi oleh produksi lokal. Direktur Utama PT Kaltim Nitrate Indonesia, Mei Suryawan, mengatakan, saban tahun kebutuhan AN dalam negeri mencapai 400.000 ton. Produk AN impor mencuil kebutuhan pasar itu hingga 90.000 ton AN. Alhasil, pasar AN lokal saat ini kelebihan pasokan 100.000 ton. Padahal, pelaku industri AN dalam negeri mumpuni untuk memenuhi semua kebutuhan tersebut. Bahkan hanya dengan mengandalkan tiga produsen, misalnya. Taruhlah Kaltime Nitrate dengan kemampuan produksi 300.000 ton, PT Multi Nitrotama Kimia 150.000 ton dan PT Black Bear Resources Indonesia sebesar 60.000 ton. Total kopral produksi ketiga perusahaan itu sudah mencapai 510.000 ton.
Amonium nitrat impor membanjiri pasar lokal
KONTAN.CO.ID - BONTANG. Serbuan produk amonium nitrat (AN) impor masih menjadi keluhan produsen dalam negeri. Pasalnya, tanpa impor, kebutuhan dalam negeri bisa terpenuhi oleh produksi lokal. Direktur Utama PT Kaltim Nitrate Indonesia, Mei Suryawan, mengatakan, saban tahun kebutuhan AN dalam negeri mencapai 400.000 ton. Produk AN impor mencuil kebutuhan pasar itu hingga 90.000 ton AN. Alhasil, pasar AN lokal saat ini kelebihan pasokan 100.000 ton. Padahal, pelaku industri AN dalam negeri mumpuni untuk memenuhi semua kebutuhan tersebut. Bahkan hanya dengan mengandalkan tiga produsen, misalnya. Taruhlah Kaltime Nitrate dengan kemampuan produksi 300.000 ton, PT Multi Nitrotama Kimia 150.000 ton dan PT Black Bear Resources Indonesia sebesar 60.000 ton. Total kopral produksi ketiga perusahaan itu sudah mencapai 510.000 ton.