KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) mulai mengantisipasi dampak ketegangan di Timur Tengah terhadap operasional penerbangan haji khusus. Pemerintah diharapkan dapat menyiapkan alternatif penerbangan nasional jika maskapai transit mengalami kendala operasional. Ketua Umum DPP AMPHURI, Firman M. Nur menjelaskan, mayoritas jemaah haji khusus bergantung pada maskapai reguler, baik domestik maupun mancanegara. "Haji khusus mayoritas menggunakan pesawat reguler, baik reguler Garuda, Saudia, atau reguler pesawat lain yang di Timur Tengah, Etihad, Emirat, Qatar, Oman, dan itu mempunyai porsi yang cukup besar," ujarnya dalam Haji Outlook 2026 di Studio 1 Kompas TV, Jakarta, Selasa (31/3/2026).
Amphuri Minta Tambah Pesawat Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah pada Haji Khusus
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) mulai mengantisipasi dampak ketegangan di Timur Tengah terhadap operasional penerbangan haji khusus. Pemerintah diharapkan dapat menyiapkan alternatif penerbangan nasional jika maskapai transit mengalami kendala operasional. Ketua Umum DPP AMPHURI, Firman M. Nur menjelaskan, mayoritas jemaah haji khusus bergantung pada maskapai reguler, baik domestik maupun mancanegara. "Haji khusus mayoritas menggunakan pesawat reguler, baik reguler Garuda, Saudia, atau reguler pesawat lain yang di Timur Tengah, Etihad, Emirat, Qatar, Oman, dan itu mempunyai porsi yang cukup besar," ujarnya dalam Haji Outlook 2026 di Studio 1 Kompas TV, Jakarta, Selasa (31/3/2026).