AMPHURI: Penundaan Umrah dan Pembatalan Penerbangan Rugikan Travel



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penundaan keberangkatan umrah dan pembatalan sejumlah penerbangan berdampak pada operasional penyelenggara perjalanan ibadah umrah di Indonesia. Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia menyebut kondisi ini berpotensi menimbulkan kerugian bagi pelaku usaha travel.

Kabid Umrah Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia Habib Barak Wan mengatakan informasi penundaan keberangkatan sangat memengaruhi penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU), terutama bagi yang sudah melakukan pembayaran penuh berbagai komponen perjalanan.

“Dampak dari informasi penundaan umroh sangat merugikan bagi PPIU yang sudah full payment pesawat, hotel dan visa. Dan tidak semua pesawat cancel flight. Jika pesawat yang tetap beroperasi seperti biasa jamaah tetap harus berangkat sesuai skedul,” ujarnya kepada Kontan, Senin (9/3/2026).


Baca Juga: Amphuri Peringatkan Risiko Besar di Balik Kebijakan Umrah Mandiri

Ia menambahkan, saat ini AMPHURI tengah melakukan mitigasi dengan mendata anggota yang memiliki jamaah yang akan berangkat maupun yang sudah berada di Arab Saudi.

“Amphuri sedang mitigasi dengan para anggotanya untuk mendata beberapa anggotanya yang jamaah akan terbang maupun yang sudah di Saudi Arabia,” jelasnya.

Dari sisi operasional, penyelenggara perjalanan juga harus mengatur ulang berbagai kebutuhan jamaah apabila terjadi perubahan jadwal penerbangan.

Menurutnya, pengalihan penerbangan seharusnya menjadi tanggung jawab maskapai. Sementara untuk penginapan selama menunggu keberangkatan, biasanya dapat dikomunikasikan dengan jamaah.

“Pengalihan pesawat seharusnya menjadi tanggung jawab airlines dan untuk penginapan selama menunggu keberangkatan bisa dikomunikasikan dengan jamaah dan rata-rata penyelenggara menyediakan penginapan,” ujarnya.

AMPHURI juga berharap maskapai dapat memberikan kemudahan bagi jamaah yang terdampak perubahan jadwal penerbangan.

Baca Juga: Konflik Timur Tengah Ganggu Logistik, Kemenperin: Semua Industri Terdampak

“Airlines harus bijak dalam mengatasi masalah ini, dan bisa membantu para penumpang untuk mengalihkan ke penerbangan yang tetap beroperasi. Dan bila ada kasus refund harap dipermudah dan tidak ada biaya,” tambahnya.

Sementara itu, Wakabid Humas Media AMPHURI, M Firman Syah mengatakan asosiasi juga telah mengimbau seluruh anggota PPIU untuk memberikan informasi yang transparan kepada jamaah terkait perubahan jadwal penerbangan.

Selain itu, penyelenggara juga diminta menyiapkan akomodasi, konsumsi, serta transportasi bagi jamaah yang terdampak keterlambatan keberangkatan.

“AMPHURI juga mengimbau seluruh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah anggota AMPHURI untuk memberikan informasi yang transparan kepada jamaah terkait perubahan jadwal penerbangan, menyediakan akomodasi, konsumsi, dan transportasi bagi jamaah yang terdampak keterlambatan, serta menyiapkan langkah mitigasi sampai jamaah dapat kembali ke Tanah Air dengan aman,” jelasnya.

AMPHURI menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan jamaah menjadi prioritas utama. Asosiasi juga mengajak jamaah dan keluarga di Indonesia untuk tetap tenang karena proses penanganan terus dilakukan melalui koordinasi antara pemerintah, maskapai, dan penyelenggara perjalanan.

Baca Juga: Timur Tengah Memanas, Ini Daftar Maskapai yang Batalkan Penerbangan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News