MOMSMONEY.ID - Kualitas udara yang baik merupakan salah satu syarat utama untuk hidup sehat. Kualitas udara ini bisa diukur dari berbagai hal, mulai dari tingkat kebersihan hingga kelembapannya. Disadari atau tidak, tingkat kelembapan udara ternyata sangat berpengaruh pada kondisi tubuh kita, lo. Dikutip dari Healthline, tingkat kelembapan udara yang rendah dan kering dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan, seperti asma, tenggorokan kering, iritasi mata, kulit kering, hingga mimisan. Jika Anda kebetulan tinggal di tempat atau wilayah dengan udara kering, tentu hal tersebut bisa mengganggu kesehatan tubuh. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghindari masalah akibat udara kering, misalnya dengan menggunakan air humidifier.
- Evaporator: tipe ini menggunakan kipas untuk meniupkan udara melalui filter atau bantalan yang dibasahi air. Tipe evaporator umumnya cenderung terjangkau.
- Central humidifier: tipe ini biasanya sudah terpasang di unit AC central, sehingga dapat melembapkan udara di seluruh rumah.
- Impeller humidifier: tipe ini menggunakan piringan dengan kecepatan tinggi yang meniupkan uap air ke udara. Tipe impeller biasanya lebih ramah anak karena tidak menghasilkan panas.
- Ultrasonic humidifier: tipe ini menggunakan getaran ultrasonik yang membantu menguapkan air, sehingga tipe ini cenderung fleksibel dan mudah digunakan.
- Steam vaporizer: tipe ini bekerja dengan cara memanfaatkan listrik untuk menghasilkan uap air. Tipe ini cenderung berisiko untuk digunakan anak-anak, karena rawan menghasilkan panas yang dapat membakar kulit.
- Mencegah influenza, karena udara yang lembap dapat membantu melemahkan partikel-partikel virus di udara.
- Melancarkan batuk berdahak, karena kelembapan udara dapat membantu melancarkan jalur penapasan. Dahak pun bisa dikeluarkan dengan lebih mudah.
- Mengurangi dengkuran saat tidur, karena udara yang lembap akan membantu melegakan jalur pernapasan dan membuat napas makin lancar saat ridur. Jalur pernapasan yang kering akan membuat dengkuran makin parah.
- Melembapkan kulit dan rambut, sehingga mengurangi risiko bibir pecah-pecah, rambut patah dan berketombe, dan kulit mengelupas.
- Air humidifier bisa terlalu melembapkan udara, sehingga menyebabkan jamur dan lumut yang menempel di dinding rumah dan menghambat jalur pernapasan.
- Air humidifier bisa mengotori udara, terutama jika air yang digunakan kotor, jarang diganti, dan tangkinya jarang dibersihkan.
- Air humidifier bisa cepat rusak jika tangkinya diisi dengan air keran yang penuh dengan mineral. Jika dibiarkan, mineral ini bisa menumpuk dan menghambat kinerja mesin. Sebaiknya gunakan air murni seperti air dalam kemasan.