AMRT dapat restu private placement



TANGERANG. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) akan segera menerbitkan saham baru tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD). Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) AMRT yang digelar hari ini, Rabu (22/10) telah menyetujui aksi korporasi tersebut.

"Sudah disetujui oleh lebih dari 80% pemegang saham," ujar Tomin Widian, Direktur dan Sekretaris Perusahaan AMRT, Rabu (22/10). RUPSLB menyetujui penerbitan saham baru non-HMETD sebanyak 864,7 juta saham atau 2,24% dari modal disetor penuh. Harga pelaksanaan private placement itu Rp 600 per saham. Sehingga nilai transaksi itu AMRT mencapai 518,82 miliar. 

Seperti diberitakan sebelumnya, dana private placement itu bakal digunakan untuk guna membeli 864,7 juta saham setara dengan 30% saham anak usaha AMRT, PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI). Saham itu dibeli dari pemegang saham lainnya, Lawson Asia Pasific Holdings Pte. Ltd. Aksi korporasi ini dapat segera terealisasi dalam waktu dekat. "Penyelesaian rencana transaksi ini akan kami lakukan pada 5 Desember nanti," kata Tomin.


Saat ini, AMRT sudah mengapit 56,72% saham MIDI. Usai transaksi ini, MIDI bakal menggenggam 86,72% saham MIDI. Sementara Lawson tak memiliki saham lagi di MIDI. Aksi korporasi itu membuat pemegang saham AMRT terdilusi. Kepemilikan PT Sigmantara Alfindo yang mengendalikan AMRT akan susut dari 54,02% menjadi 52,81%. Sementara kepemilikan publik dari 45,98% menjadi 44,95%.

Tomin menambahkan, dengan penambahan kepemilikan atas MIDI maka diharapkan kinerja perseroan akan semakin solid. Dengan kepemilikan MIDI, maka kerjasama yang selama ini telah dilakukan, khususnya untuk logistik, sinergi organisasi dan sebagainya dapat dilakukan dengan lebih efisien. "Pengambilalihan MIDI akan kami lakukan secara tunai, bukan shareswap," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sanny Cicilia