Amvesindo Optimistis Bisnis Modal Ventura Membaik di Kuartal IV-2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia (Amvesindo) optimistis bisnis modal ventura akan membaik pada kuartal IV-2026 meski kinerja pembiayaannya masih menunjukkan tekanan.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pembiayaan industri modal ventura turun tipis sebesar 0,46% menjadi Rp 16,32 triliun pada Juli 2026. 

Kendati demikian, Ketua Umum Amvesindo Eddi Danusaputro mengatakan kinerja pembiayaan industri modal ventura masih cenderung stabil meski dilakukan secara sangat selektif. Hal tersebut menyusul fase konsolidasi dan penerapan prinsip kehati-hatian yang masih berlangsung di industri.


"Menanggapi catatan OJK terkait kontraksi tipis pembiayaan industri modal ventura sebesar 0,46% (YoY) pada Juli 2026, Amvesindo melihat hal tersebut sebagai cerminan nyata dari fase konsolidasi dan prinsip kehati-hatian yang sedang berlangsung," ujarnya kepada Kontan, Jumat (11/9/26).

Baca Juga: Nilai Transaksi QRIS BSI Capai Rp 5,7 Triliun hingga Agustus 2026

Koreksi pembiayaan yang terjadi pada periode ini juga dinilai karena adanya perubahan investasi industri. Saat ini, investor makin ketat melakukan due diligence dan hanya menyalurkan modal kepada bisnis dengan unit economics positif, tata kelola yang sehat, serta arus kas yang nyata.

Memasuki semester II-2026, Eddi optimistis terhadap prospek industri modal ventura. Menurutnya, kuartal IV akan menjadi momentum realisasi berbagai kesepakatan pendanaan yang telah melewati proses uji tuntas secara komprehensif sepanjang awal tahun.

Selain itu, tren flight to quality juga diperkirakan tetap berlanjut hingga akhir tahun ini. Aliran modal akan lebih berfokus pada perusahaan-perusahaan yang memiliki fundamental kuat.

Oleh karena itu, Amvesindo menilai peningkatan disiplin dan selektivitas investor justru menjadi fondasi bagi terbentuknya ekosistem modal ventura dan startup Indonesia yang lebih matang, tangguh, dan berkelanjutan.

Sebagai informasi, OJK mencatat angka kredit macet atau Non Performing Financing (NPF) neto industri modal ventura mengalami kenaikan ke level 2,02% pada Juli 2026. Angka ini lebih tinggi dibandingkan posisinya pada Juli 2025 yang tercatat sebesar 1,70%.

Baca Juga: Kelompok Usia 19-34 Tahun Dominasi Pembiayaan Bermasalah Fintech Lending Juli

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News