JAKARTA. PT Tiga Pilar Sejahtera Food (AISA), melalui anak perusahaan yang bergerak di bisnis kelapa sawit PT Bumi Raya Investindo, telah menandatangi perjanjian joint venture dengan Bunge Agribusiness, kemarin (31/10). Asal tahu saja, Bunge Agribusiness sepenuhnya dimiliki oleh Bunge Limited. Melalui perjanjian tersebut, Bunge akan memiliki 35% saham Bumi Raya Investondo yang didapat dari penerbitan saham baru yang rencananya akan segera efektif setelah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham AISA pada 24 November mendatang dan telah memenuhi semua prosedur administrasi. Equity value Bumi Raya Investindo (setelah penyertaan modal) yang disepakati Bunge dan AISA pada transaksi ini adalah sekitar US$ 123 juta atau sekitar Rp 1,1 trilliun. Dengan penyertaan modal tersebut, walaupun kepemilikan AISA di Bumi Raya Investindo berubah menjadi 65% dari sebelumnya sebesar 99,9%, namun value yang di dapat menjadi lebih tinggi dikarenakan dana yang masuk di Bumi raya Investindo akan segera digunakan untuk pengembangan lahan belum tertanam.
Anak usaha AISA bekerjasama dengan Bunge Agribusiness
JAKARTA. PT Tiga Pilar Sejahtera Food (AISA), melalui anak perusahaan yang bergerak di bisnis kelapa sawit PT Bumi Raya Investindo, telah menandatangi perjanjian joint venture dengan Bunge Agribusiness, kemarin (31/10). Asal tahu saja, Bunge Agribusiness sepenuhnya dimiliki oleh Bunge Limited. Melalui perjanjian tersebut, Bunge akan memiliki 35% saham Bumi Raya Investondo yang didapat dari penerbitan saham baru yang rencananya akan segera efektif setelah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham AISA pada 24 November mendatang dan telah memenuhi semua prosedur administrasi. Equity value Bumi Raya Investindo (setelah penyertaan modal) yang disepakati Bunge dan AISA pada transaksi ini adalah sekitar US$ 123 juta atau sekitar Rp 1,1 trilliun. Dengan penyertaan modal tersebut, walaupun kepemilikan AISA di Bumi Raya Investindo berubah menjadi 65% dari sebelumnya sebesar 99,9%, namun value yang di dapat menjadi lebih tinggi dikarenakan dana yang masuk di Bumi raya Investindo akan segera digunakan untuk pengembangan lahan belum tertanam.