Anak Usaha Indika Energy, Masmindo Segera Memulai Konstruksi Tambang Emas di Sulsel



KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Anak usaha PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Masmindo Dwi Area bersiap memulai tahapan konstruksi penambangan emas di Sulawesi Selatan. 

Head Corporate Communications Masmindo Diana Yultiara Djafar mengungkapkan, pihaknya telah melaksanakan audiensi dengan Pj. Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin pada Senin (20/11).

"Ini menandai langkah penting dalam perkembangan proyek penambangan emas Awak Mas yang dikelola oleh Masmindo di Desa Ranteballa, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan," kata Diana dikutip dari siaran pers, Kamis (23/11). 


Adapun, audiensi tersebut turut dihadiri oleh Bupati Luwu H. Basmin Mattayang bersama sejumlah Kepala OPDL ingkup Pemerintah Kabupaten Luwu, dan Direktur Utama Masmindo Trisakti Simorangkir beserta jajaran manajemen. 

Baca Juga: Indika Energy (INDY) Buyback Surat Utang Senilai US$ 33,87 Juta

Diana menambahkan, salah satu poin penting yang disampaikan adalah kemajuan signifikan dalam pembebasan lahan yang hampir selesai. 

"Ini menunjukkan kesiapan Masmindo untuk memasuki tahap konstruksi yang dijadwalkan akan dimulai tahun depan, dengan kegiatan produksi yang diharapkan dimulai pada tahun 2025," imbuh Diana. 

Diana menjelaskan, dalam audiensi yang dilakukan, Bupati Luwu meminta arahan dari Gubernur dalam rangka mempercepat investasi di Kabupaten Luwu, dan melaporkan pembentukan Tim Satgas Percepatan Investasi Daerah oleh Pemerintah Kabupaten Luwu, sebagai inisiatif untuk mendukung investasi di wilayah tersebut.

Gubernur pun disebut memberikan dukungan terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Luwu dan Tim Satgas dalam hal percepatan investasi. Langkah ini dianggap selaras dengan program hilirisasi industri yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo. 

"PT Masmindo Dwi Area diharapkan dapat segera berproduksi yang nantinya akan memberikan kontribusi signifikan dalam pembangunan Sulawesi Selatan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Luwu," pungkas Diana. 

 
INDY Chart by TradingView

Asal tahu saja, pada Kamis (2/3), INDY menandatangani perjanjian fasilitas kredit (facility agreement) senilai US$ 250 juta bersama dengan anak-anak perusahaan, antara lain PT Indika Inti Corpindo, PT Tripatra Multi Energi, PT Tripatra Engineering, PT Tripatra Engineers and Constructors, dan Tripatra (Singapore) Pte. Ltd. Dalam hal ini, kelima anak usaha INDY tersebut bertindak sebagai para penanggung awal

Kelima perusahaan ini adalah anak-anak perusahaan dari INDY yang dimiliki oleh INDY sebesar 100%, baik secara langsung dan tidak langsung. Adapun perjanjian fasilitas ini akan dipergunakan untuk pengembangan dan pembangunan Proyek Awak Mas dari PT Masmindo Dwi Area.

Mengutip pemberitaan sebelumnya, Proyek Awak Emas memiliki perkiraan cadangan ore sebesar 1,1 juta ons dan sumber daya sebesar 2 juta ons.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .