Anak usaha INTA akan IPO 20% saham



JAKARTA. Calon emiten baru di Bursa Efek Indonesia (BEI) terus berdatangan. Salah satu yang terbaru adalah anak usaha PT Intraco Penta Tbk (INTA) yang bergerak di bidang usaha pembiayaan alat berat, yaitu PT Intan Baruprana Finance (IBF).

Hoesen, Direktur Penilaian Perusahaan BEI mengatakan, IBF kemungkinan akan melepas 20% saham melalui penawaran saham perdana alias Initial Public Offering (IPO).

"Mereka sudah mini expose dan akan menggunakan buku (laporan keuangan) per Juni 2014," kata Hoesen di Jakarta, Rabu (17/9). Dengan demikian, IBF kemungkinan akan mencatatkan saham di BEI pada Desember mendatang.


Jika rencana tersebut terealisasi, ini bakal menjadi aksi pencarian dana kedua yang digelar IBF. Sebelumnya, IBF telah menerbitkan Medium Term Notes (MTN) tahap pertama senilai Rp 300 miliar. Penerbitan MTN ini untuk mendukung aksi perseroan untuk pembiayaan alat berat, transportasi dan mesin-mesin lainnya.

MTN tersebut berjangka waktu tiga tahun dan akan jatuh tempo pada 27 Januari 2017. Sementara bunga MTN tersebut ditetapkan 11% per tahun. Dana hasil MTN digunakan untuk mendukung pembiayaan baru alat berat sebesar Rp 1,6 Triliun untuk membiayai pembiayaan alat berat.

Dana pembiayaan, selain dari MTN juga akan melalui pendanaan lain atau pinjaman perbankan. Sebagai catatan, di sepanjang 2013, total pembiayaan yang disalurkan IBF sudah mencapai Rp 2,2 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie