KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Krakatau Tirta Industri (KTI) melaksanakan kerja sama jasa lingkungan di sekitar wilayah konservasi. KTI merupakan anak usaha PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) yang bergerak dalam penyediaan air bersih, air demin dan jasa pengolahan air limbah. Sasaran kerja sama jasa lingkungan ini mencakup masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Tani Hutan (KTH) di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Cidanau. Wilayahnya mencakup Kecamatan Padarincang dan Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, Banten. Kerja sama ini juga difasilitasi oleh Forum Komunikasi DAS Cidanau (FKDC). Penandatanganan kerja sama telah dilakukan di Cilegon pada Rabu (12/10), untuk memperkuat kembali komitmen dan kerja sama yang telah terjalin sejak tahun 2005.
Baca Juga: Anak Usaha Krakatau Steel (KRAS) Gandeng IPB di Bidang Penelitian dan Pengelolaan Air Direktur Operasi Krakatau Tirta Industri Dendin Hermawan mengungkapkan, jasa lingkungan yang berjalan antara FKDC, KTI, dan KTH di DAS Cidanau merupakan bagian dari peran aktif dalam mendukung ketahanan lingkungan hidup di wilayah hulu. Adapun jasa lingkungan merupakan skema pemberdayaan masyarakat di wilayah hulu yang mengintegrasikan upaya konservasi lingkungan hidup. Melalui KTH yang terlibat sebagai penyedia jasa lingkungan, diwajibkan adanya upaya menjaga jumlah tutupan (tanaman pohon) di area yang menjadi pengelolaannya. Segala sumber daya lain di area wilayah lahan yang dikelola KTH tersebut masih dapat dimanfaatkan oleh KTH sesuai program kerja. Sedangkan di hilir, antara lain kelompok industri, memperoleh manfaat berupa dampak pelestarian jumlah tutupan dan berkewajiban memberikan kompensasi sebagai apresiasi atas peran KTH di wilayah hulu. “Kerja sama yang hampir mencapai 18 tahun ini saya kira perlu menjadi perhatian dan role model untuk kita duplikasikan pada wilayah-wilayah konservasi lain, khususnya di wilayah Provinsi Banten,” kata Dendin lewat keterangan tertulis, Jumat (21/10). Direktur Utama KTI Alugoro Mulyowahyudi menegaskan dukungan penuh untuk menjaga keberlangsunga kerja sama jasa lingkungan ini.
Baca Juga: Rukun Raharja: Rencana Akuisisi Krakatau Tirta Industri (KTI) Tergantung Hasil Lelang Menurutnya, program ini menjadi salah satu bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga kualitas, kuantitas dan konsistensi pelestarian lingkungan hidup. "Kami terbuka untuk program program positif seperti jasa lingkungan ini. Oleh karena itu, kami dan seluruh insan PT KTI terus mendukung agar program seperti ini terus berlangsung untuk memberikan dampak positif,” terang Alugoro. Sekretaris FKDC N.P. Rahadian, menyampaikan apresiasi terhadap langkah KTI yang berkomitmen terus terlibat aktif dalam jasa lingkungan tersebut.
"PT KTI menunjukkan konsistensi dan keseriusan dalam mendukung program ini," ujarnya. Program jasa lingkungan ini dinilai tidak hanya memberikan dampak di sektor lingkungan hidup, tapi juga umpan balik pada aspek sosial ekonomi masyarakat desa. Khususnya untuk KTH dalam peningkatan pendapatan melalui optimalisasi sumber daya di area tutupan. Program ini juga dinilai mendorong kemandirian swadaya masyarakat. Peran jasa lingkungan dalam pelestarian ini menjadi salah satu poin penting bagi PT KTI yang memperoleh penghargaan Kalpataru dari pemerintah RI pada tahun 2013 lalu. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News