KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) melalui unit bisnisnya, yakni PT Bintaro Serpong Damai (BSD) memperoleh fasilitas kredit investasi Rp 750 miliar dari PT Bank Central Asia Tbk. Perjanjian fasilitas kredit investasi yang ditandatangani pada 30 Agustus 2021 ini memiliki jangka waktu lima tahun dengan skema bunga tetap. Dana pinjaman tersebut rencananya akan digunakan untuk pengembangan bisnis sektor jalan tol. Beberapa proyek yang akan dijalankan adalah konstruksi penanganan banjir (peninggian) pada KM 8 Jalan Tol Pondok Aren-Serpong, konstruksi tidak sebidang Ramp Junction Serpong dengan Exit Ramp Pamulang ( weaving), serta proyek pembangunan jalan akses Tol Makassar New Port, Sulawesi Selatan. Direktur Utama PT Bintaro Serpong Damai Purwoto mengatakan, fasilitas kredit investasi ini diharapkan akan memberikan dampak positif pada kegiatan operasional sekaligus memperkuat stabilitas finansial perusahaan dalam mendukung pengembangan proyek strategis yang saat ini tengah menjadi fokus perusahaan. "Proyek ini juga diharapkan dapat meningkatkan nilai aset dan value perusahaan dalam waktu dekat," kata Purwoto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/9).
Anak usaha Nusantara Infrastructure (META) raih pinjaman dari BCA, ini penggunaannya
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) melalui unit bisnisnya, yakni PT Bintaro Serpong Damai (BSD) memperoleh fasilitas kredit investasi Rp 750 miliar dari PT Bank Central Asia Tbk. Perjanjian fasilitas kredit investasi yang ditandatangani pada 30 Agustus 2021 ini memiliki jangka waktu lima tahun dengan skema bunga tetap. Dana pinjaman tersebut rencananya akan digunakan untuk pengembangan bisnis sektor jalan tol. Beberapa proyek yang akan dijalankan adalah konstruksi penanganan banjir (peninggian) pada KM 8 Jalan Tol Pondok Aren-Serpong, konstruksi tidak sebidang Ramp Junction Serpong dengan Exit Ramp Pamulang ( weaving), serta proyek pembangunan jalan akses Tol Makassar New Port, Sulawesi Selatan. Direktur Utama PT Bintaro Serpong Damai Purwoto mengatakan, fasilitas kredit investasi ini diharapkan akan memberikan dampak positif pada kegiatan operasional sekaligus memperkuat stabilitas finansial perusahaan dalam mendukung pengembangan proyek strategis yang saat ini tengah menjadi fokus perusahaan. "Proyek ini juga diharapkan dapat meningkatkan nilai aset dan value perusahaan dalam waktu dekat," kata Purwoto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/9).