KONTAN.CO.ID - Serangan terhadap fasilitas energi Arab Saudi telah memangkas kapasitas produksi minyak kerajaan tersebut sekitar 600.000 barel per hari (bph) dan mengurangi aliran (throughput) pada pipa East-West sekitar 700.000 bph, demikian dilaporkan kantor berita pemerintah Saudi, SPA, pada Kamis (9/4/2026), mengutip sumber resmi di Kementerian Energi. Arab Saudi, eksportir minyak terbesar dunia, memainkan peran sentral di pasar minyak mentah global. Negara itu telah menjadi sasaran serangan ratusan rudal dan drone Iran sejak pecahnya perang AS-Israel melawan Iran. Sebagian besar serangan berhasil dicegat, menurut otoritas. Mengutip Reuters, berikut beberapa tanggapan dari analis dan pedagang:
Analis Angkat Bicara Soal Serangan Terhadap Fasilitas Energi Arab Saudi
KONTAN.CO.ID - Serangan terhadap fasilitas energi Arab Saudi telah memangkas kapasitas produksi minyak kerajaan tersebut sekitar 600.000 barel per hari (bph) dan mengurangi aliran (throughput) pada pipa East-West sekitar 700.000 bph, demikian dilaporkan kantor berita pemerintah Saudi, SPA, pada Kamis (9/4/2026), mengutip sumber resmi di Kementerian Energi. Arab Saudi, eksportir minyak terbesar dunia, memainkan peran sentral di pasar minyak mentah global. Negara itu telah menjadi sasaran serangan ratusan rudal dan drone Iran sejak pecahnya perang AS-Israel melawan Iran. Sebagian besar serangan berhasil dicegat, menurut otoritas. Mengutip Reuters, berikut beberapa tanggapan dari analis dan pedagang:
TAG: