Analis: Bagikan dividen, buy saham Astra



KONTAN.CO.ID - PT Astra International Tbk (ASII) akan membagikan dividen interim tahun buku 2017. Dalam keterbukaan informasi, Rabu (27/9), ASII mengungkapkan, pada 25 September, dewan komisaris telah menyetujui usulan direksi untuk pembagian dividen interim tahun buku yang berakhir 31 Desember 2017.

Besar dividen interim Rp 55 per saham. Pembayaran dividen akan dilakukan pada 27 Oktober 2017. Sebagai informasi, besaran dividen interim ini sama dengan dividen interim tahun buku 2016 senilai Rp 55 per saham.

Pada semester I 2017, ASII mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 11% dan laba melonjak 31% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.


Analis Binaartha Parama Sekuritas Muhammad Nafan Aji menilai, pembagian dividen masih tetap akan menarik bagi pelaku pasar. Meskipun, ASII membagikan dividen dengan besaran yang sama dengan dividen interim tahun lalu.

Nafan melihat, ke depan, ASII masih memiliki prospek cerah di tengah persaingan industri otomotif nasional. Hal ini terlihat dari beragam inovasi dan terobosan baru yang dibuat ASII dalam mengembangkan produk.

“ASII juga memiliki jaringan pemasaran yang luas dan menjual brand kendaraan yang beragam,” ujar Nafan Rabu (27/9). Sebagaimana diketahui, ASII saat ini menguasai 56% pangsa pasar otomotif Indonesia.

Selain itu, Nafan menilai, tren inflasi rendah juga berpotensi mendongkrak kinerja penjualan kendaraan tanah air. Penurunan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia sebanyak dua kali berturut-turut sejak Agustus seharusnya bisa menjadi stimulus bagi pertumbuhan kredit perbankan.

Karena itu, Nafan melihat pembagian dividen ini bisa menjadi pertimbangan investor untuk mengoleksi saham ASII. Secara teknikal, ia melihat pada daily chart maupun pergerakan tren ASII, membentuk fase akumulasi mementuk pola uptrend ke depan.

Nafan merekomendasikan beli saham ASII dengan target harga secara bertahap di level resistance pertama Rp 8.200, resistance kedua di Rp 8.475, dan resistance ketiga di Rp 8.750.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dupla Kartini