Analis: IHSG bisa menuju 6.100 di akhir tahun



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sempat pangkas target Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 2018, Head of LOTS Service Lotus Andalan Sekuritas Krishna Dwi Setiawan targetkan indeks akhir tahun di level 6.100. Dengan syarat, banyak momentum positif bisa bergerak sejalan dengan prediksi pelaku pasar.

"Target IHSG akhir tahun 6.100 dan belum berubah, meskipun Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi kuartal III 2018 sebesar 5,17%," kata Krishna kepada Kontan.co.id, Senin (5/11).

Awalnya, dia menargetkan pertumbuhan IHSG bisa mencapai 6.700. Namun, dengan kondisi perekonomian dan tantangan baik domestik maupun eksternal, target dipangkas menjadi 6.100. "Kita harap, momentum positif dan penguatan rupiah, turunnya harga minyak mentah dan bursa global yang kondusif bisa berlanjut sampai akhir tahun," jelasnya.


Meskipun perlu diakui, untuk sampai level 6.100 IHSG tidak bisa melenggang begitu saja. Rapat Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau FOMS di Desember nanti, sangat menentukan apakah suku bunga acuan AS akan naik sekali lagi. "Itu nanti bisa jadi ganjalan untuk IHSG sampai ke 6.100," ungkapnya.

Dengan berbagai kondisi tersebut, Krishna memperkirakan sektor perbankan, poultry, otomotif dan semen masih akan menarik dilirik hingga akhir tahun. Adapun saham rekomendasinya yakni BBRI, BMRI, JPFA, MAIN, ASII, SMGR dan INTP.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .