KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham produsen nikel yakni PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sukses menghijau sepanjang 2019. Sayangnya, momentum tersebut diperkirakan hanya bersifat sementara. Mengutip Bloomberg, harga nikel kontrak tiga bulanan di London Metal Exchange (LME), Rabu (16/1) menyentuh level US$ 11.750 per ton atau naik 2,45%. Bahkan dalam sepekan harga nikel melonjak 4,38%. Sedangkan untuk saham INCO tercatat sudah mengat 11,66% sepanjang 2019, diikuti dengan penguatan saham ANTM sebanyak 10,46%. Dengan begitu, saham INCO ditutup pada harga Rp 3.640 dan ANTM ditutup di harga Rp 845.
Analis prediksi kenaikan harga saham ANTM dan INCO sementara
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham produsen nikel yakni PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sukses menghijau sepanjang 2019. Sayangnya, momentum tersebut diperkirakan hanya bersifat sementara. Mengutip Bloomberg, harga nikel kontrak tiga bulanan di London Metal Exchange (LME), Rabu (16/1) menyentuh level US$ 11.750 per ton atau naik 2,45%. Bahkan dalam sepekan harga nikel melonjak 4,38%. Sedangkan untuk saham INCO tercatat sudah mengat 11,66% sepanjang 2019, diikuti dengan penguatan saham ANTM sebanyak 10,46%. Dengan begitu, saham INCO ditutup pada harga Rp 3.640 dan ANTM ditutup di harga Rp 845.