Ancaman Bom, Pesawat Austrian Airlines dari Tel Aviv Mendarat di Sofia



KONTAN.CO.ID - Maskapai Austrian Airlines mengalihkan penerbangan dari Tel Aviv, Israel, menuju Wina, Austria, ke Sofia, Bulgaria, pada Minggu (18/10/2026) malam.

Pengalihan dilakukan setelah muncul ancaman terhadap pesawat yang membawa 57 orang tersebut.

Melansir Reuters, Juru bicara Austrian Airlines mengatakan, ancaman ditujukan kepada penerbangan OS82 yang berangkat dari Tel Aviv menuju Wina.


Baca Juga: Harga Emas Dunia Menguat, Investor Cermati Peluang Kenaikan Suku Bunga The Fed

Pesawat kemudian melakukan pendaratan di Sofia pada pukul 20.42 waktu Eropa Tengah atau 18.42 GMT.

Pesawat Airbus A320 dengan nomor registrasi OE-LZE itu mendarat dengan selamat. Maskapai menyatakan, pemeriksaan terhadap pesawat sedang berlangsung. Para penumpang akan dialihkan ke penerbangan pengganti setelah proses pemeriksaan selesai.

Terdapat 51 penumpang dan enam awak kabin di dalam pesawat tersebut.

Data pelacakan penerbangan Flightradar24 menunjukkan pesawat itu semula dijadwalkan terbang dari Tel Aviv ke Wina sebelum rutenya dialihkan ke Sofia.

Sky News sebelumnya melaporkan, dengan mengutip Kementerian Transportasi Bulgaria, bahwa pesawat tersebut mendarat di Sofia setelah menerima sinyal ancaman bom.

Baca Juga: Dolar AS Menguat Senin (19/10), Euro Tertekan Kerusuhan di Prancis

“Selama penerbangan, ketika berada di perbatasan dengan Rumania, awak pesawat melaporkan adanya sinyal ancaman bom dan memutuskan untuk melakukan pendaratan luar biasa di Sofia,” demikian pernyataan kementerian yang dikutip Sky News.

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa sebuah jet tempur Angkatan Udara mengawal pesawat hingga mendarat di Sofia. Para penumpang kemudian diturunkan dari pesawat.

Kementerian Transportasi Bulgaria belum segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.