KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) memperingatkan jika konflik di Timur Tengah yang memengaruhi Selat Hormuz berakhir segera, dampaknya terhadap pasar komoditas global akan membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk stabil. Seperti dikutip Anadolu Agency, Kepala Ekonom FAO Maximo Torero menyebut, jika konflik berhenti hari ini, akan membutuhkan waktu dua hingga tiga bulan untuk menstabilkan biaya. Konflik di Timur Tengah telah memicu salah satu gangguan paling cepat dan parah terhadap aliran komoditas global dalam beberapa waktu terakhir. Dalam beberapa hari, lalu lintas melalui Selat Hormuz anjlok hingga 90%, sementara rute tersebut biasanya mengangkut 20 juta barel minyak per hari.
Ancaman Pangan Dunia Mengintai, Jika Konflik Timur Tengah Tak Segera Berakhir
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) memperingatkan jika konflik di Timur Tengah yang memengaruhi Selat Hormuz berakhir segera, dampaknya terhadap pasar komoditas global akan membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk stabil. Seperti dikutip Anadolu Agency, Kepala Ekonom FAO Maximo Torero menyebut, jika konflik berhenti hari ini, akan membutuhkan waktu dua hingga tiga bulan untuk menstabilkan biaya. Konflik di Timur Tengah telah memicu salah satu gangguan paling cepat dan parah terhadap aliran komoditas global dalam beberapa waktu terakhir. Dalam beberapa hari, lalu lintas melalui Selat Hormuz anjlok hingga 90%, sementara rute tersebut biasanya mengangkut 20 juta barel minyak per hari.
TAG: