Ancaman Perang Mereda: Dolar AS Jatuh, Aset Ini Melonjak Tajam!



KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Dolar Amerika Serikat (AS) jatuh ke level terendah dalam dua minggu pada awal perdagangan sesi Asia pada hari ini (8/4/2026). Sementara euro, yen, dolar Australia, dan dolar Selandia Baru menguat tajam setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan dia telah menyetujui gencatan senjata selama dua minggu dengan Iran.

Pada awal sesi, yen terlihat menguat 0,6% terhadap dolar AS menjadi 158,68 yen per dolar. Euro pun naik 0,7% menjadi US$ 1,167, sementara poundsterling Inggris menguat 0,7% menjadi US$ 1,3385. Dolar Australia naik 1,3% menjadi US$ 0,7068 sementara dolar Selandia Baru melonjak 1,4% menjadi US$ 0,5810.

Trump sebelumnya mengancam akan melakukan serangan besar-besaran terhadap infrastruktur sipil Iran. Namun, pasar berbalik menjadi lebih optimistis setelah kurang dari dua jam sebelum tenggat waktu yang ditetapkan Trump bagi Teheran untuk membuka kembali Selat Hormuz berakhir.


Baca Juga: Harga Emas Melejit di Pagi Ini (8/4), Ditopang Gancatan Senjata Sementara AS-Iran

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap sekeranjang enam mata uang, turun 1,0% menjadi 98,97, level terendah dalam dua minggu. 

Mata uang kripto juga mengalami kenaikan, dengan bitcoin naik 3,4% menjadi US$ 71.664,41, dan ether melonjak 5,7% menjadi US$ 2.234,78.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News