KONTAN.CO.ID - Di tengah konflik yang terjadi di Timur Tengah antara Amerika Serikat–Israel dan Iran, Institute for Essential Services Reform (IESR) mengusulkan agar Indonesia mulai mencari sumber pasokan minyak selain dari negara-negara Timur Tengah maupun negara yang bergantung pada Selat Hormuz sebagai jalur logistik utama. Sebagai informasi, Selat Hormuz merupakan jalur sempit dan sangat strategis yang terletak di antara Teluk Persia dan Teluk Oman. Selat ini menjadi rute vital ekspor minyak mentah dan gas alam cair (LNG) global, dengan pasar Asia sebagai tujuan utama aliran energi dari kawasan tersebut. Chief Executive Officer (CEO) IESR, Fabby Tumiwa, menilai Indonesia perlu segera mengantisipasi potensi gangguan pasokan akibat eskalasi konflik geopolitik.
Ancaman Selat Hormuz: RI Wajib Cari Minyak Non-Timur Tengah
KONTAN.CO.ID - Di tengah konflik yang terjadi di Timur Tengah antara Amerika Serikat–Israel dan Iran, Institute for Essential Services Reform (IESR) mengusulkan agar Indonesia mulai mencari sumber pasokan minyak selain dari negara-negara Timur Tengah maupun negara yang bergantung pada Selat Hormuz sebagai jalur logistik utama. Sebagai informasi, Selat Hormuz merupakan jalur sempit dan sangat strategis yang terletak di antara Teluk Persia dan Teluk Oman. Selat ini menjadi rute vital ekspor minyak mentah dan gas alam cair (LNG) global, dengan pasar Asia sebagai tujuan utama aliran energi dari kawasan tersebut. Chief Executive Officer (CEO) IESR, Fabby Tumiwa, menilai Indonesia perlu segera mengantisipasi potensi gangguan pasokan akibat eskalasi konflik geopolitik.
TAG: