Ancora Bisa Kuasai 60,85% Saham OKAS



JAKARTA. Hari ini adalah batas terakhir pencatatan pemegang saham yang berhak mengikuti penawaran terbatas penerbitan saham baru atau rights issue PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS). Para pemegang saham OKAS bisa menambah kepemilikan saham OKAS dengan membeli saham baru tersebut.

Ancora Resources, induk usaha OKAS, bertindak sebagai pembeli siaga rights issue tersebut. "Jika pemegang saham lain tidak mengeksekusi semua rights issue, Ancora bisa menguasai 60,85% saham OKAS," kata Direktur OKAS Meliza Musa, kemarin (28/9). Catatan saja, saat ini, Ancora telah menguasai 52,15% saham OKAS. Selain itu, Summer Harvest Pte memiliki 25,27%, Pictet and CIE S/A Burgundy Assets menguasai 15,02% saham OKAS, dan investor publik menguasai 7,56% saham OKAS. Meliza menjelaskan, saat ini ia belum bisa mengetahui saham baru yang terserap oleh investor lama. "Tanggal 16 Oktober baru bisa terlihat hasilnya atau setelah masa perdagangan rights issue pada 14 Oktober," katanya. OKAS menawarkan saham baru dengan harga Rp 520 per saham. Artinya, OKAS akan mengantongi dana segar sekitar Rp 117,57 miliar dari aksi rights issue kali ini.

Emiten ini akan memanfaatkan hasil rights issue untuk menutup pembelian 60% saham PT Bormindo Nusantara. Nilai total akuisisi Bormindo adalah US$ 22,2 juta. OKAS juga akan memakai Rp 98,63 miliar hasil rights issue untuk menambah modal anak usahanya, PT Multi Nitrotama Kimia sehingga kepemilikan OKAS di MNK naik menjadi 50%.


Sebenarnya, OKAS membutuhkan total dana Rp 320,64 miliar untuk dua keperluan tersebut. OKAS akan menutup kekurangannya dari utang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News