JAKARTA. PT Andalan Finance Indonesia tidak ikut-ikutan menurunkan uang muka kendaraan bermotor seperti regulasi baru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Andalan tetap optimistis pembiayaan tumbuh tanpa pemangkasan uang muka. Presiden Direktur PT Andalan Finance Indonesia Sebastianus H Budi mengatakan, pihaknya konsisten dengan uang muka atau down payment (DP) kendaraan di level 25%. Uang muka tersebut berlaku untuk kendaraan roda empat baru dan bekas. Menurutnya, tanpa menurunkan uang muka, pihaknya mengaku pembiayaan kendaraan tetap tumbuh. Bahkan pertumbuhannya lebih cepat dari estimasi perusahaan. "Pada kuartal I-2015, kita sudah tumbuh 41%. Padahal kita berharap dapat menjaga pertumbuhan di 30%. Karena itu kita mengerem laju pertumbuhan dengan penyesuaian bunga," jelas Sebastianus.
Andalan Finance tak menurunkan DP Kendaraan
JAKARTA. PT Andalan Finance Indonesia tidak ikut-ikutan menurunkan uang muka kendaraan bermotor seperti regulasi baru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Andalan tetap optimistis pembiayaan tumbuh tanpa pemangkasan uang muka. Presiden Direktur PT Andalan Finance Indonesia Sebastianus H Budi mengatakan, pihaknya konsisten dengan uang muka atau down payment (DP) kendaraan di level 25%. Uang muka tersebut berlaku untuk kendaraan roda empat baru dan bekas. Menurutnya, tanpa menurunkan uang muka, pihaknya mengaku pembiayaan kendaraan tetap tumbuh. Bahkan pertumbuhannya lebih cepat dari estimasi perusahaan. "Pada kuartal I-2015, kita sudah tumbuh 41%. Padahal kita berharap dapat menjaga pertumbuhan di 30%. Karena itu kita mengerem laju pertumbuhan dengan penyesuaian bunga," jelas Sebastianus.