JAKARTA. Pertumbuhan pembiayaan mobil bekas mendorong PT Andalan Finance Indonesia (Andalan Finance) memperbesar porsi pembiayaan mobil bekasnya. Tahun depan, Andalan Finance menambah 10% porsi pembiayaan mobil bekas dari portofolio pembiayaan. Sebastianus H. Budi, Direktur Utama Andalan Finance, mengatakan, pihaknya akan menambah porsi pembiayaan mobil bekas tahun depan menjadi 80% dari saat ini sebesar 70%. Sementara porsi pembiayaan mobil baru yang berasal dari group usaha, yakni Group Bintraco Nasmoco akan dikurangi dari 30% menjadi 20% pada tahun depan. Pilihan ini dilakukan berkaca pada pertumbuhan pembiayaan mobil bekas di Andalan Finance. Pada Agustus, total pembiayaan mobil mencapai Rp 2,6 triliun atau naik 20%. Hingga akhir tahun perusahaan menargetkan pembiayaan sebesar Rp 3,6 triliun. Artinya, sisa tiga bulan perusahaan menargetkan pembiayaan baru sebesar Rp 1 triliun.
Andalan Finance tambah pembiayaan mobil bekas
JAKARTA. Pertumbuhan pembiayaan mobil bekas mendorong PT Andalan Finance Indonesia (Andalan Finance) memperbesar porsi pembiayaan mobil bekasnya. Tahun depan, Andalan Finance menambah 10% porsi pembiayaan mobil bekas dari portofolio pembiayaan. Sebastianus H. Budi, Direktur Utama Andalan Finance, mengatakan, pihaknya akan menambah porsi pembiayaan mobil bekas tahun depan menjadi 80% dari saat ini sebesar 70%. Sementara porsi pembiayaan mobil baru yang berasal dari group usaha, yakni Group Bintraco Nasmoco akan dikurangi dari 30% menjadi 20% pada tahun depan. Pilihan ini dilakukan berkaca pada pertumbuhan pembiayaan mobil bekas di Andalan Finance. Pada Agustus, total pembiayaan mobil mencapai Rp 2,6 triliun atau naik 20%. Hingga akhir tahun perusahaan menargetkan pembiayaan sebesar Rp 3,6 triliun. Artinya, sisa tiga bulan perusahaan menargetkan pembiayaan baru sebesar Rp 1 triliun.