KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengungkapkan bahwa anggaran alutsista dari Kementerian Pertahanan akan menyesuaikan kondisi dari pemulihan ekonomi nasional dan menargetkan anggaran pertahanan nasional bisa mencapai 1% terhadap PDB. Anggota Komisi I DPR RI Farhan menjelaskan bahwa skema anggaran alutsista akan sesuai dengan paparan dari Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Menteri PPN/Bappenas), yang postur anggarannya disesuaikan dengan kondisi pemulihan ekonomi nasional. Selain itu, dalam kerangka pemulihan ekonomi nasional, ia menilai bahwa saat ini Indonesia masih memerlukan penguatan alutsista untuk memenuhi skema Minimum Essential Force (MEF) pada tahun 2024.
Anggaran alutsista akan disesuaikan dengan kondisi pemulihan ekonomi nasional
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengungkapkan bahwa anggaran alutsista dari Kementerian Pertahanan akan menyesuaikan kondisi dari pemulihan ekonomi nasional dan menargetkan anggaran pertahanan nasional bisa mencapai 1% terhadap PDB. Anggota Komisi I DPR RI Farhan menjelaskan bahwa skema anggaran alutsista akan sesuai dengan paparan dari Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Menteri PPN/Bappenas), yang postur anggarannya disesuaikan dengan kondisi pemulihan ekonomi nasional. Selain itu, dalam kerangka pemulihan ekonomi nasional, ia menilai bahwa saat ini Indonesia masih memerlukan penguatan alutsista untuk memenuhi skema Minimum Essential Force (MEF) pada tahun 2024.