KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah berencana untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi pertalite dan solar. Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, harga BBM subsidi saat ini telah membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga Rp 502 triliun. Akun Instagram resmi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) @KemenkeuRI, Sabtu (27/8) menyebutkan bahwa subsidi yang dibayarkan pemerintah lebih banyak untuk BBM yang biasa dipakai. Adapun harga bahan bakar terkini, pertama, solar seharusnya memiliki harga Rp 13.950 per liter, namun harga yang dijual ecer menjadi Rp 5.150 per liter. Harga ini memiliki selisih sebesar Rp 8.800 dengan subsidi 63,1%.
Anggaran Bengkak, Ada Rencana Kenaikan Harga BBM Subsidi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah berencana untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi pertalite dan solar. Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, harga BBM subsidi saat ini telah membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga Rp 502 triliun. Akun Instagram resmi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) @KemenkeuRI, Sabtu (27/8) menyebutkan bahwa subsidi yang dibayarkan pemerintah lebih banyak untuk BBM yang biasa dipakai. Adapun harga bahan bakar terkini, pertama, solar seharusnya memiliki harga Rp 13.950 per liter, namun harga yang dijual ecer menjadi Rp 5.150 per liter. Harga ini memiliki selisih sebesar Rp 8.800 dengan subsidi 63,1%.