KONTAN.CO.ID - JAKARTA. DPR menegaskan keberhasilan program peningkatan lifting minyak dan gas bumi (migas) harus diukur dari tambahan volume produksi yang benar-benar dihasilkan, bukan sekadar jumlah sumur yang dibor atau proyek yang disetujui. Anggota Komisi XII DPR RI, Beniyanto Tamoreka, mengatakan optimalisasi produksi minyak dalam negeri menjadi langkah mendesak untuk memperkuat ketahanan energi nasional dan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor migas. Menurut dia, Indonesia masih memiliki potensi produksi yang dapat dimaksimalkan, mulai dari lapangan minyak eksisting, sumur-sumur yang belum dioptimalkan, hingga proyek migas yang telah memasuki tahap pengembangan.
Anggota Komisi XII DPR: Keberhasilan Lifting Migas Diukur dari Tambahan Produksi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. DPR menegaskan keberhasilan program peningkatan lifting minyak dan gas bumi (migas) harus diukur dari tambahan volume produksi yang benar-benar dihasilkan, bukan sekadar jumlah sumur yang dibor atau proyek yang disetujui. Anggota Komisi XII DPR RI, Beniyanto Tamoreka, mengatakan optimalisasi produksi minyak dalam negeri menjadi langkah mendesak untuk memperkuat ketahanan energi nasional dan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor migas. Menurut dia, Indonesia masih memiliki potensi produksi yang dapat dimaksimalkan, mulai dari lapangan minyak eksisting, sumur-sumur yang belum dioptimalkan, hingga proyek migas yang telah memasuki tahap pengembangan.
TAG: