KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Minat penggemar anggur pada minuman anggur alami (
natural wine) meningkat. Anggur alami kini bukan lagi minuman yang hanya dinikmati oleh
niche market. Gelaran Raw Wine, pameran yang utamanya memperkenalkan anggur alami, semakin ekspansif. Tahun lalu, acara ini digelar di Berlin, Kopenhagen, Montreal, Paris, Shanghai, Tokyo, Verona, dan New York. Tahun ini, gelaran tersebut juga akan diselenggarakan di Shenzhen. Isabelle Legeron,
founder Raw Wine, mengatakan, seperti dikutip
Bloomberg, tren anggur alami kini sedang berkembang pesat di Montreal dan Tokyo.
Baca Juga:
LVMH Watches Akuisisi Minoritas Saham La Joux-Perret Dorong Dorong Inovasi Jam Selain itu, di restoran yang mendapat bintang Michelin, minuman anggur alami juga mulai muncul di daftar menu. Menurut laporan Raisin, aplikasi
guide untuk mencari toko dan resto anggur, jumlah tempat di seluruh dunia yang menawarkan anggur alami meningkat 60% di periode 2021 hingga 2024. Paris masih menjadi tempat paling mudah menemukan anggur alami. Ada hampir 600 tempat yang menawarkan minuman ini pada 2024. Sekadar informasi, anggur alami adalah anggur yang dalam proses pengolahannya minim penggunaan bahan kimia, aditif, atau ragi. Jadi, anggur alami lebih fokus pada rasa alami anggur. Baca Juga:
Cuaca Ekstrem Pangkas Produksi Wine Global Jadi, kini anggur alami bukan lagi tren yang hanya dinikmati kelompok tertentu. Menurut perusahaan riset IWSR Drinks Market Analysis, meskipun konsumsi anggur secara keseluruhan menurun, permintaan anggur alami, organik, dan alternatif lainnya meningkat. Yang menjadi konsumen dari minuman-minuman tersebut adalah generasi Z dan milenial. Di seluruh pasar yang disurvei oleh IWSR, 31% peminum anggur reguler mengetahui tentang anggur alami pada 2024, naik dari 26% pada 2021. Di AS, 18% telah berupaya membeli anggur alami dalam enam bulan terakhir. Di Inggris jumlahnya mencapai 11%.
Baca Juga: Raksasa Ritel Barang Mewah Saks Global di Ambang Kebangkrutan Riset DataIntelo Consulting Pvt Ltd yang dipublikasikan di September 2025 memproyeksikan, pasar anggur alami global akan mencapai US$ 3,66 miliar pada tahun 2033. Angka tersebut naik dari US$ 1,48 miliar pada 2024. “Anggur alami menjadi anggur, ini bukan sekadar tren,” kata Alice Feiring, penulis dua buku dan sebuah Substack tentang topik ini. Perkembangan anggur alami bahkan telah memengaruhi cara menanam anggur, cara pembuatan anggur
mainstream, dan cara konsumen berpikir tentang anggur.
Semakin terkenalnya anggur alami telah menggeser permintaan ke anggur yang lebih ringan, lebih segar, alih-alih anggur beralkohol tinggi yang dulunya populer.
Baca Juga: 3 Tas Mewah Ini Bisa Jadi Tambang Emas, Nilainya Naik Terus Selain itu, selaras dengan para peminum yang sadar akan kesehatan dan lingkungan saat ini, semakin banyak pembuat anggur yang khawatir tentang perubahan iklim. Menurut laporan terbaru dari InsightAce Analytic Pvt Ltd, pasar anggur organik global, termasuk anggur alami, diperkirakan akan meningkat tiga kali lipat nilainya menjadi US$ 25,1 miliar pada 2030. Rerata tingkat pertumbuhan tahunan diprediksi mencapai 11,3%.