ATHENA. Pasar keuangan Uni Eropa kembali bergejolak setelah Partai Syriza yang merupakan partai sayap kiri telah memenangkan pemilihan umum Yunani. Alexis Tsipras sebagai pemimpin Partai Syriza menjanjikan negosiasi ulang terhadap utang Yunani dan tidak akan melakukan penghematan. Asal tahu saja, sejak tahun 2010, Yunani mengantongi pinjaman bailout untuk keluar dari krisis senilai € 240 miliar. Sebagai gantinya, Yunani harus mengencangkan ikat pinggang dengan cara memangkas anggaran. Dampaknya, pengangguran meningkat dan banyak masyarakat Yunani yang jatuh miskin. Mayoritas pemilih di Yunani menolak kebijakan inti menangani krisis Uni Eropa yang dirancang oleh Belgia dan Jerman. Hal inilah yang kemudian digunakan oleh Partai Syriza menggalang dukungan dari pemilih.
Angin baru kebijakan ekonomi Yunani
ATHENA. Pasar keuangan Uni Eropa kembali bergejolak setelah Partai Syriza yang merupakan partai sayap kiri telah memenangkan pemilihan umum Yunani. Alexis Tsipras sebagai pemimpin Partai Syriza menjanjikan negosiasi ulang terhadap utang Yunani dan tidak akan melakukan penghematan. Asal tahu saja, sejak tahun 2010, Yunani mengantongi pinjaman bailout untuk keluar dari krisis senilai € 240 miliar. Sebagai gantinya, Yunani harus mengencangkan ikat pinggang dengan cara memangkas anggaran. Dampaknya, pengangguran meningkat dan banyak masyarakat Yunani yang jatuh miskin. Mayoritas pemilih di Yunani menolak kebijakan inti menangani krisis Uni Eropa yang dirancang oleh Belgia dan Jerman. Hal inilah yang kemudian digunakan oleh Partai Syriza menggalang dukungan dari pemilih.