JAKARTA. Tahun 2012 ini, PT Angkasa Pura (AP) I mengalokasikan Rp 45 miliar untuk biaya operasional, manajemen, pendidikan serta penambahan tenaga sumber daya manusia (SDM) untuk Air Traffic Controller (ATC) atau lembaga pengatur lalu lintas bandara. Khusus penambahan tenaga ATC, AP I menilai sudah sangat mendesak dilakukan, terutama untuk tenaga ATC di bandara Balikpapan, Makassar, Bali, dan Surabaya. "Dana tidak hanya untuk pendidikan, tetapi juga operasi bandara dan jenjang manajemen lainnya," ujar Tommy Soetomo, Direktur Utama AP I, Rabu (13/6). Untuk memperkuat manajemen ATC tersebut, AP I baru saja mengukuhkan 25 orang taruna junior ATC, serta penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Junior Air Traffic Controller dengan Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI).
Angkasa Pura I perkuat manajemen ATC bandara
JAKARTA. Tahun 2012 ini, PT Angkasa Pura (AP) I mengalokasikan Rp 45 miliar untuk biaya operasional, manajemen, pendidikan serta penambahan tenaga sumber daya manusia (SDM) untuk Air Traffic Controller (ATC) atau lembaga pengatur lalu lintas bandara. Khusus penambahan tenaga ATC, AP I menilai sudah sangat mendesak dilakukan, terutama untuk tenaga ATC di bandara Balikpapan, Makassar, Bali, dan Surabaya. "Dana tidak hanya untuk pendidikan, tetapi juga operasi bandara dan jenjang manajemen lainnya," ujar Tommy Soetomo, Direktur Utama AP I, Rabu (13/6). Untuk memperkuat manajemen ATC tersebut, AP I baru saja mengukuhkan 25 orang taruna junior ATC, serta penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Junior Air Traffic Controller dengan Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI).