KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kritik Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, terhadap kinerja perbankan syariah memantik respons dari kalangan akademisi. Wakil Rektor Universitas Paramadina sekaligus Wakil Kepala CSED-INDEF Handi Risza mengingatkan, agar kritik tersebut tidak menggerus kepercayaan publik terhadap industri yang masih bertumbuh ini. Handi menilai, menyamakan bank syariah dengan bank konvensional hanya karena sama-sama menghimpun dan menyalurkan dana adalah penyederhanaan yang tidak setara. Sistem konvensional berbasis bunga, sedangkan syariah bertumpu pada skema bagi hasil dan transaksi berbasis aktivitas riil. Menanggapi pernyataan Purbaya yang menyebut bank syariah sekadar mengganti istilah tanpa menghadirkan keadilan nyata, Handi menegaskan bahwa akad seperti mudharabah, musyarakah, dan murabahah justru dirancang untuk membagi risiko dan imbal hasil secara proporsional antara nasabah dan bank. “Hak diperoleh sesuai usaha dan ikhtiar masing-masing pihak,” ujarnya dalam siaran pers, Rabu (18/2).
Anomali Aset, Bank Syariah Sulit Bersaing dengan Konvensional?
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kritik Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, terhadap kinerja perbankan syariah memantik respons dari kalangan akademisi. Wakil Rektor Universitas Paramadina sekaligus Wakil Kepala CSED-INDEF Handi Risza mengingatkan, agar kritik tersebut tidak menggerus kepercayaan publik terhadap industri yang masih bertumbuh ini. Handi menilai, menyamakan bank syariah dengan bank konvensional hanya karena sama-sama menghimpun dan menyalurkan dana adalah penyederhanaan yang tidak setara. Sistem konvensional berbasis bunga, sedangkan syariah bertumpu pada skema bagi hasil dan transaksi berbasis aktivitas riil. Menanggapi pernyataan Purbaya yang menyebut bank syariah sekadar mengganti istilah tanpa menghadirkan keadilan nyata, Handi menegaskan bahwa akad seperti mudharabah, musyarakah, dan murabahah justru dirancang untuk membagi risiko dan imbal hasil secara proporsional antara nasabah dan bank. “Hak diperoleh sesuai usaha dan ikhtiar masing-masing pihak,” ujarnya dalam siaran pers, Rabu (18/2).
TAG: