KONTAN.CO.ID - STOCKHOLM. Spotify memperkirakan nilai pendapatan dan jumlah pelanggan premium di kuartal kedua akan berada di bawah konsensus proyeksi analis. Perusahaan streaming musik asal Swedia ini mengumumkan, Selasa (28/4/2026), proyeksi pendapatan operasional di kuartal dua akan sebesar € 630 juta, atau sekitar Rp 12,70 triliun. Reuters melaporkan, konsensus proyeksi analis memperkirakan pendapatan di periode tersebut bisa mencapai € 684 juta. Proyeksi tersebut sangat kontras dengan pendapatan operasional Spotify yang mencapai rekor € 715 juta di kuartal pertama, berkat pajak gaji yang lebih rendah. Angka tersebut melampaui konsensus proyeksi sebesar € 681,6 juta. Pajak tersebut, yang disebut biaya sosial, terkait dengan nilai harga saham perusahaan, karena harga saham yang lebih rendah dapat menyebabkan penurunan biaya. Saham Spotify telah turun sekitar 15% sepanjang tahun ini.
Anomali Spotify: Q1 Rekor, Q2 Justru Diprediksi Melorot Drastis
KONTAN.CO.ID - STOCKHOLM. Spotify memperkirakan nilai pendapatan dan jumlah pelanggan premium di kuartal kedua akan berada di bawah konsensus proyeksi analis. Perusahaan streaming musik asal Swedia ini mengumumkan, Selasa (28/4/2026), proyeksi pendapatan operasional di kuartal dua akan sebesar € 630 juta, atau sekitar Rp 12,70 triliun. Reuters melaporkan, konsensus proyeksi analis memperkirakan pendapatan di periode tersebut bisa mencapai € 684 juta. Proyeksi tersebut sangat kontras dengan pendapatan operasional Spotify yang mencapai rekor € 715 juta di kuartal pertama, berkat pajak gaji yang lebih rendah. Angka tersebut melampaui konsensus proyeksi sebesar € 681,6 juta. Pajak tersebut, yang disebut biaya sosial, terkait dengan nilai harga saham perusahaan, karena harga saham yang lebih rendah dapat menyebabkan penurunan biaya. Saham Spotify telah turun sekitar 15% sepanjang tahun ini.
TAG: