Antam (ANTM) Diproyeksi Lanjut Cetak Laba hingga 2027, Cek Rekomendasi Sahamnya



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) masih memiliki peluang melanjutkan pertumbuhan kinerja hingga 2027, ditopang prospek harga emas dan nikel. Meski demikian, investor perlu mencermati volatilitas pasar dalam jangka pendek serta risiko makroekonomi yang dapat mempengaruhi pergerakan harga komoditas.

Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia Adrian Djie memproyeksikan pendapatan ANTM mencapai Rp 121 triliun pada 2026 dan meningkat menjadi Rp 128 triliun pada 2027.

“Momentum pertumbuhan laba diperkirakan akan terus berlanjut, ditopang oleh tren harga komoditas emas dan nikel yang lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata historis pada tahun-tahun sebelumnya,” ujar Adrian kepada Kontan, Rabu (28/10/2026).


Baca Juga: Tebar Dividen Interim Rp1,05 Triliun, Cek Profil Emiten JPFA dan Kinerja Terkini

Optimisme tersebut sejalan dengan kinerja ANTM sepanjang sembilan bulan pertama 2026. Perusahaan membukukan laba bersih sebesar Rp 9,66 triliun, meningkat 46% secara tahunan. Pertumbuhan kinerja ditopang oleh penjualan emas, nikel, bauksit, dan alumina.

Menurut Adrian, segmen emas dan nikel masih akan menjadi kontributor utama bagi kinerja keuangan ANTM ke depan. Namun, prospek kedua komoditas tersebut juga menghadapi sejumlah tantangan.

Pada komoditas emas, pergerakan imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS) perlu dicermati karena berpotensi menekan harga emas global. Sementara itu, prospek nikel akan dipengaruhi oleh dinamika penawaran dan permintaan di pasar.

Di tengah volatilitas pasar saat ini, Adrian memilih bersikap hati-hati dalam jangka pendek. Meski begitu, ia menilai valuasi saham ANTM pada level harga saat ini telah terdiskon dan menawarkan potensi imbal hasil dividen yang menarik.

Baca Juga: Chandra Asri (TPIA) Mulai Buyback Saham Hari Ini (28/10), Siapkan Dana Rp 2 Triliun

“Merespons tingginya volatilitas pasar saat ini, kami cenderung mengambil sikap wait and see dalam jangka pendek. Meski demikian, pada level harga saat ini, saham ANTM menawarkan dividend yield yang menarik dengan valuasi yang terdiskon,” jelas Adrian.

Untuk rekomendasi investasi, Adrian memberikan rekomendasi buy saham ANTM dengan target harga Rp 4.100 untuk jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News