KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Antam Tbk (ANTM) terus melakukan inovasi dalam menjalankan operasional maupun dalam pengelolaan keuangan. Salah inovasinya adalah
Cash Management System Notional Pooling (CMSysNP). Sistem CMSysNP dikembangkan tim SS Sultiva Antam bekerja sama dengan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI). Sistem ini memungkinkan posisi saldo kas Antam dan entitas-entitas Grup dikonsolidasikan secara
virtual. Melalui skema tersebut, posisi likuiditas Antam dan entitas Grup dapat dikelola secara lebih terintegrasi tanpa memerlukan perpindahan dana secara fisik antar-entitas. Sehingga, likuiditas yang tersedia di dalam Grup dapat dioptimalkan untuk mendukung kebutuhan pendanaan modal kerja secara lebih efisien dan terukur.
Direktur Utama Antam, Untung Budiharto, mengatakan inovasi menjadi bagian penting dalam membangun proses bisnis yang adaptif, efisien, dan mampu menciptakan nilai tambah berkelanjutan.
Baca Juga: Antam Gelar Sayembara Desain Kemasan Emas “Melalui SS Solutiva, Antam menunjukkan bahwa inovasi juga dapat diterapkan dalam pengelolaan keuangan. CMSysNP mengintegrasikan likuiditas antar-entitas menjadi kekuatan finansial bersama, sehingga kebutuhan pendanaan dapat dikelola lebih efisien, terukur, dan tetap mengedepankan tata kelola yang baik,” ujar Untung dalam keterangannya, Senin (21/9/2026). Implementasi CMSysNP dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan modal kerja dan pendanaan ANTAM Group. Sebelumnya, pengelolaan kas antar-entitas dilakukan secara terpisah sehingga terjadi perbedaan posisi likuiditas. Sebagian entitas memiliki surplus kas, sementara entitas lain membutuhkan pendanaan untuk mendukung operasional. Melalui skema
national pooling, Antam mengoptimalkan likuiditas yang tersedia di dalam Grup untuk memenuhi kebutuhan pendanaan secara lebih terintegrasi. Skema ini membentuk internal ekosistem
funding yang memperkuat sinergi dan efisiensi pengelolaan keuangan Antam Group. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Antam, Arini Kasmira, mengatakan CMSysNP menjadi bagian dari transformasi pengelolaan pendanaan perusahaan untuk menjawab kebutuhan modal kerja yang terus berkembang.
Baca Juga: Antam (ANTM) Memperkuat Hilirisasi Nikel, Gelontorkan Proyek US$ 3,3 Miliar Arini bilang, CMSysNP tidak hanya mengoptimalkan kas, tetapi juga mengintegrasikan surplus likuiditas dan kebutuhan pendanaan di dalam Grup untuk membangun ekosistem pendanaan internal yang lebih efisien dan terintegrasi, sekaligus memperkuat peran fungsi keuangan dalam mendukung keberlangsungan dan pertumbuhan bisnis Antam. Selain meningkatkan efisiensi finansial, lanjutnya, CMSysNP memperkuat visibilitas dan tata kelola kas Antam Group. Pengelolaan likuiditas didukung mekanisme pengendalian dan Standard Operating Procedure (SOP) untuk memastikan implementasi berjalan terukur dan sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Atas inovasi itu, Tim SS Solutiva Antam berhasil meraih dua penghargaan, yakni
Excellence Award dan
Best Presentation di ajang International Quality & Productivity Convention (IQPC) 2026 yang digelar pada 14–16 September 2026 di Bangkok, Thailand. SS Solutiva membawa inovasi bertajuk “
Transforming Antam Group’s Liquidity Management: Achieving 100% Liquidity Synergy, From 0 to 9 Entities through CMSysNP”. Inovasi tersebut menghadirkan pendekatan baru dalam pengelolaan likuiditas Antam Group SS Solutiva terdiri atas Zakiyah Kamila Fitri sebagai Team Leader, Siti Khodijah sebagai Technical Coordinator, dan Tiara Putri Novianto sebagai Facilitator. Tim ini berada di bawah Corporate Finance dan didukung
Funding Management Bureau dalam implementasi CMSysNP. Keberhasilan di Bangkok melanjutkan rekam jejak CMSysNP yang sebelumnya meraih sejumlah penghargaan, baik di tingkat internal Antam maupun nasional. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News